Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PT BAI Pekerjakan 86 Persen Tenaga Kerja Lokal Kalbar di Proyek Strategis Nasional

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Jumat, 22 Mei 2026 | 10:51 WIB
Direktur Keuangan dan SDM PT BAI, Preti Agustina Hidayati, menyapa pencari kerja yang melaksanakan walk in interview.
Direktur Keuangan dan SDM PT BAI, Preti Agustina Hidayati, menyapa pencari kerja yang melaksanakan walk in interview.

 

PONTIANAK POST  – Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), Komitmen PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) dalam memberdayakan sumber daya manusia lokal terus diperkuat. Hingga saat ini, sekitar 86 persen tenaga kerja di perusahaan tersebut merupakan putra-putri daerah Kalimantan Barat, dengan mayoritas berasal dari Kabupaten Mempawah dan wilayah sekitar operasional perusahaan.

Data tersebut disampaikan Direktur Keuangan dan SDM PT BAI, Preti Agustina Hidayati, saat perusahaan mengikuti kegiatan Naker Fest 2026 yang diselenggarakan melalui kolaborasi Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Barat dan fasilitasi Universitas Tanjungpura, Kamis (21/5) pagi, di Auditorium Untan.

Menurut Preti, keterlibatan tenaga kerja lokal menjadi salah satu perhatian utama perusahaan seiring status PT BAI sebagai bagian dari proyek strategis nasional (PSN). Kebijakan tersebut sekaligus menjadi upaya agar kehadiran industri dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat daerah.

“Sekitar 86 persen tenaga kerja kami saat ini berasal dari Kalimantan Barat. Mayoritas berasal dari Kabupaten Mempawah, terutama kawasan sekitar operasional perusahaan seperti Desa Bukit Batu di Kecamatan Sungai Kunyit, serta sejumlah daerah lain di Kalbar,” ujarnya.

Baca Juga: Pordezon Bai Cup 2026 di Mempawah Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Voli Potensial

Ia menjelaskan, komposisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja industri dapat dipenuhi oleh sumber daya manusia lokal yang memiliki kemampuan dan kesiapan untuk bersaing.

"Meski demikian, perusahaan menilai peningkatan kapasitas tenaga kerja tetap menjadi kebutuhan yang harus dilakukan secara berkelanjutan," ucap dia.

Untuk mendukung hal tersebut, lanjutnya, PT BAI secara rutin menjalankan berbagai program pengembangan kompetensi bagi karyawan. Program tersebut mencakup pelatihan internal, peningkatan kemampuan teknis, hingga pemberian sertifikasi untuk pekerjaan tertentu yang memang mensyaratkan kompetensi khusus.

"Pelatihan dilakukan secara berkala karena sejumlah posisi teknikal di sektor industri, membutuhkan standar kemampuan dan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan operasional," kata dia.

Selain pelatihan bersertifikat, perusahaan juga menggelar berbagai inhouse training sebagai bagian dari pembentukan budaya kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dalam kesempatan yang sama, PT BAI turut membuka kesempatan bagi pencari kerja melalui pelaksanaan walk in interview pada Naker Fest 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaring talenta terbaik dari Kalimantan Barat.

Baca Juga: Pemkab Kubu Raya Dorong Kolaborasi PKK dan Posyandu Perkuat Pembangunan Keluarga

"Perusahaan tidak hanya mempertimbangkan kemampuan teknis dalam proses seleksi, tetapi juga menaruh perhatian pada kemampuan interpersonal, etika kerja, dan integritas," tuturnya.

Ia menilai kebutuhan tenaga kerja ke depan akan terus bertambah seiring perkembangan perusahaan. Karena itu, masyarakat Kalimantan Barat, terutama generasi muda di Kabupaten Mempawah, diharapkan mulai mempersiapkan diri agar mampu bersaing di dunia industri. (wah)

Editor : Hanif
#PT BAI #kalbar #tenaga kerja lokal #peluang kerja #Naker Fest