Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Seratus Petani di Mempawah Ikuti Pelatihan Penggunaan Herbisida Secara Aman

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Jumat, 5 Juni 2026 | 11:29 WIB
Suasana pelatihan petani Mempawah pengguna herbisida terbatas
Suasana pelatihan petani Mempawah pengguna herbisida terbatas

PONTIANAK POST – Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (Alishter) bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) melaksanakan pelatihan petani pengguna herbisida terbatas. Kegiatan yang diikuti 100 petani itu dipusatkan di Mempawah, Kamis (4/6).

Kepala DPKPP Mempawah, Arifin memberikan apresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan pelatihan bagi petani di Kabupaten Mempawah. Menurut dia, peningkatan kompetensi petani merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan pertanian yang semakin dinamis.

“Pelatihan akan menjadi wadah bagi para petani di Kabupaten Mempawah untuk memperdalam pengetahuan mengenai penggunaan herbisida secara aman, tepat, dan bertanggung jawab,” kata Arifin.

Dalam kesempatan itu, para petani mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari pemahaman label dan regulasi pestisida, tata cara penyimpanan yang benar, penanganan limbah, pencegahan keracunan, hingga teknik pemeliharaan dan kalibrasi alat semprot.

Baca Juga: Bulog Singkawang Serap 5.350 Ton Gabah Petani, Topang Target Capaian Nasional 4 Juta Ton

“Seluruh materi yang disampaikan dalam pelatihan ini telah dirancang sedemikian rupa agar mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan di lapangan oleh para petani di Kabupaten Mempawah,” ujarnya.

Disamping meningkatkan pemahaman teknis, pelatihan tersebut menekankan pentingnya keselamatan bagi petani, serta perlindungan lingkungan dalam praktik budidaya pertanian.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap semakin banyak petani di Kabupaten Mempawah yang menerapkan praktik penggunaan herbisida secara aman dan bijaksana, sehingga mampu mendukung keberlanjutan sektor pertanian sekaligus menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Alishter menjelaskan, memberikan edukasi kepada petani merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan penggunaan herbisida yang lebih bijaksana.

"Kami ingin memastikan para petani tidak hanya mengetahui cara menggunakan herbisida, tetapi juga memahami alasan di balik setiap prosedur keselamatan. Dengan demikian, manfaat yang diperoleh lebih optimal dan risiko dapat diminimalkan," ujarnya.

Baca Juga: Semangat Abdul Hamid Bertani di Tengah Keterbatasan Lahan: Tak Menyerah Meski Lahan Pertanian Terus Berkurang

Dia mengatakan, para peserta pelatihan akan mengikuti sejumlah sesi. Mulai dari sesi kelas, diskusi hingga praktik kalibrasi sprayer yang memungkinkan petani memahami secara langsung cara mengatur volume semprot dan memastikan aplikasi herbisida dilakukan secara tepat sasaran.

“Secara keseluruhan antusiasme peserta pelatihan sangat tinggi. Terutama pada sesi diskusi, para peserta saling berbagi pengalaman dan berkonsultasi mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi di lapangan,” pungkasnya. (wah)

Editor : Hanif
#herbisida #mempawah #petani #pertanian berkelanjutan #pelatihan