PONTIANAK POST - Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, mengapresiasi respons cepat jajaran kepolisian dan aparat gabungan dalam menindaklanjuti keluhan ratusan sopir truk terkait dugaan praktik
Tindak lanjut tersebut dilakukan melalui razia dan pemantauan di sejumlah SPBU setelah aksi penyampaian aspirasi para sopir truk di Gedung DPRD Mempawah beberapa waktu lalu. Menurut Safruddin, meski tidak ditemukan praktik premanisme maupun pungli dalam razia tersebut, pengawasan tetap penting sebagai langkah pencegahan.
Ia berharap pengawasan distribusi BBM bersubsidi dan aktivitas di SPBU dilakukan secara berkelanjutan agar tidak ada ruang bagi oknum yang merugikan masyarakat.
Safruddin juga meminta para sopir tidak ragu melaporkan setiap indikasi pelanggaran. “Jangan takut melapor. DPRD siap menampung aspirasi masyarakat dan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar setiap persoalan yang merugikan masyarakat dapat segera diselesaikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mempawah, Eric Ibrahim Pattimura, menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk pungli dan aksi premanisme yang mengganggu aktivitas masyarakat. (wah)
Editor : Hanif