PONTIANAK POST — Pemerintah Kabupaten Mempawah bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan 18 rumah toko (ruko) di Komplek Pasar Pagi, Kecamatan Sungai Pinyuh. Bupati Mempawah, Erlina meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban, Rabu (10/6) pagi.
Erlina didampingi Wakil Bupati Juli Suryadi Burdadi, Kepala BPBD Aswin, jajaran Dinas Sosial, Camat Sungai Pinyuh, Danramil, serta Lurah Sungai Pinyuh. Bantuan yang disalurkan kepada 18 pemilik ruko terdampak berupa uang tunai, bahan pokok, dan selimut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah, kami turut prihatin dengan musibah kebakaran ini. Kami berharap, para korban senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi ujian kehidupan ini,” ujarnya.
Erlina menegaskan pemerintah daerah berkomitmen membantu meringankan beban para korban melalui berbagai bentuk dukungan, termasuk bantuan kebutuhan dasar. Selain bantuan, Pemkab Mempawah juga akan memberikan kemudahan pengurusan dokumen administrasi yang hilang atau terbakar akibat kebakaran, seperti kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).
Baca Juga: Wabup Mempawah Buka Gebyar Kreativitas Sekolah Tingkat SMP se-Kabupaten Mempawah
“Untuk dokumen-dokumen administrasi yang terbakar, maka kami akan memberikan kemudahan khusus bagi korban kebakaran. Nanti segala sesuatunya akan dibantu dan dipermudah agar dokumen bisa diterbitkan lebih cepat,” janjinya.
Erlina juga mengimbau para korban agar tetap semangat dan tidak berputus asa menghadapi musibah tersebut. Ia berharap para korban dapat kembali bangkit dan membangun usaha maupun tempat tinggal yang terdampak kebakaran.
“Saya minta agar para korban tetap semangat dan jangan putus asa. Saya yakin dan percaya, para korban kebakaran memiliki tekad dan keinginan yang kuat untuk membangun kembali tempat usahanya,” katanya. (wah)
Editor : Hanif