PONTIANAK POST – Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, mengingatkan pentingnya pengawasan dan pemeriksaan instalasi listrik pada bangunan-bangunan lama menyusul kebakaran yang menghanguskan sedikitnya 18 unit ruko di kawasan Pasar Pagi Sungai Pinyuh.
Menurut Safruddin, banyak ruko dan bangunan usaha yang telah berdiri puluhan tahun masih menggunakan jaringan listrik lama yang berpotensi menimbulkan gangguan teknis, termasuk korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Kebakaran yang terjadi di Jalan Pasar Pagi, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Selasa petang (9/6), masih dalam penyelidikan kepolisian. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan adanya gangguan instalasi listrik di salah satu bangunan.
Safruddin mengatakan usia pakai kabel, sakelar, dan komponen instalasi listrik memiliki batas tertentu. “Seiring bertambahnya usia bangunan dan meningkatnya kebutuhan daya listrik, risiko arus pendek akan semakin besar apabila instalasi tidak diperbarui,” ujarnya, kemarin.
Baca Juga: Detik-Detik Api Mengamuk di Pasar Pagi Sungai Pinyuh, Warga Berlarian Selamatkan Barang
Ia mengimbau pemilik ruko, toko, rumah makan, dan bangunan usaha lainnya untuk melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dengan melibatkan tenaga teknis yang kompeten. Selain itu, Safruddin mendorong instansi terkait untuk memperluas edukasi mengenai standar keamanan instalasi listrik dan mitigasi kebakaran di kawasan permukiman maupun perdagangan.
“Pencegahan harus menjadi prioritas. Jangan sampai kita baru melakukan pemeriksaan setelah terjadi musibah. Keselamatan masyarakat dan keberlangsungan usaha para pedagang perlu dijaga bersama melalui langkah-langkah antisipatif,” tegasnya. (wah)
Editor : Hanif