PONTIANAK POST – Proses pembangunan jembatan beton komposit kedua di Desa Sungai Bakau Besar Darat, Kabupaten Mempawah, terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga pertengahan Juni 2026, progres pengerjaan proyek tersebut telah mencapai sekitar 40 persen dan kini memasuki tahapan penting dalam pembentukan struktur utama jembatan.
Pembangunan jembatan ini merupakan pengembangan dari jembatan sebelumnya yang menggunakan konstruksi Armco. Jika jembatan Armco berperan membuka akses dan memperlancar mobilitas masyarakat, maka jembatan beton komposit yang sedang dibangun dirancang sebagai infrastruktur yang lebih permanen, kuat, dan mampu menunjang kebutuhan transportasi dalam jangka panjang.
Baca Juga: Kabupaten Mempawah Kirim 70 Atlet untuk Berlaga di POPDA Kalbar 2026
Di lokasi proyek, aktivitas konstruksi terus berlangsung. Berbagai pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan kualitas agar jembatan yang dibangun dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Komandan Kodim 1201/Mempawah, Letkol Czi Ali Isnaini, S.E., M.Han, mengapresiasi capaian pembangunan yang hingga saat ini berjalan sesuai target. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan wilayah.
"Kami bersyukur progres pembangunan terus berjalan dengan baik. Capaian 40 persen ini menunjukkan komitmen semua pihak dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat," ujar Ali Isnaini.
Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan bukan hanya bertujuan menghadirkan sarana fisik, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Kondisi Memprihatinkan, Jembatan Sungai Lingkaran di Ulak Medang Masuk Prioritas Perbaikan Daerah
"Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi juga menjadi penggerak kemajuan wilayah. Dengan akses yang semakin baik, mobilitas masyarakat akan lebih lancar, distribusi hasil usaha menjadi lebih cepat, dan peluang ekonomi masyarakat semakin terbuka," katanya.
Menurut Dandim, akses transportasi yang memadai memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai sektor pembangunan, mulai dari perdagangan, pertanian, hingga pelayanan publik.
"Ketika akses antarwilayah semakin mudah, biaya transportasi dapat ditekan dan aktivitas ekonomi masyarakat akan meningkat. Ini tentu akan berdampak positif terhadap kesejahteraan warga," tambahnya.
Baca Juga: Pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang Belum Rampung, Pemkot Siapkan Sekolah Alternatif bagi Siswa
Ali Isnaini juga berharap proses pembangunan dapat terus berjalan lancar hingga selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, tepat waktu, dan tetap mengutamakan kualitas. Dengan demikian, jembatan ini nantinya benar-benar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Mempawah," ungkapnya.
Pembangunan jembatan beton komposit kedua ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Selain memperkuat konektivitas wilayah, keberadaannya diharapkan dapat mempercepat akses pelayanan publik, memperlancar distribusi hasil pertanian dan usaha masyarakat, serta mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Mempawah.
Baca Juga: PKM Polnep Jadi Jembatan: UMKM Kalbar Unjuk Produk di Hadapan Ribuan Bikers Internasional di Kuching
Dengan progres yang telah mencapai 40 persen, proyek tersebut menjadi salah satu wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih baik.
"Setelah rampung, jembatan ini diharapkan mampu menjadi penopang utama mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan," tuntasnya. (wah)
Editor : Hanif