Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di Mempawah, BPS Kerahkan 244 Petugas Lapangan untuk Data Akurat

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Senin, 22 Juni 2026 | 12:01 WIB
Wakil bupati saat menandatangani komitmen pencanangan sensus ekonomi 2026. (ISTIMEWA)
Wakil bupati saat menandatangani komitmen pencanangan sensus ekonomi 2026. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mempawah mengungkapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dimulai sejak 15 Juni hingga 31 Agustus. Dalam pelaksanaannya, sensus melibatkan 214 petugas pendata dan 30 petugas pemeriksa lapangan.

Kegiatan pencanangan dan penguatan komitmen Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Mempawah, dihadiri Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, kemarin, di Aula Kantor Bupati Mempawah.

Pencanangan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersarma oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mempawah, Munawir. Pencanangan turut disaksikan Forkopimda, Sekda Abdul Malik, Kepala OPD, Camat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Juli Suryadi menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan secara optimal apabila hanya mengandalkan intuisi dan perkiraan semata. Menurutnya, perencanaan pembangunan yang efektif, efisien, dan tepat sasaran harus didukung oleh data yang kuat, akurat, serta mutakhir.

Baca Juga: Pemkab Kayong Utara dan BPS Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 Melalui Kegiatan Fun Walk

Ia mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 yang merupakan program strategis nasional memiliki arti penting bagi Kabupaten Mempawah. Melalui sensus tersebut, pemerintah akan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai struktur perekonomian, karakteristik usaha, hingga potensi korporasi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh wilayah Kabupaten Mempawah.

“Saya mengajak seluruh pihak dan elemen masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 demi terwujudnya data yang akurat sebagai dasar pembangunan yang lebih baik di masa mendatang,” ujarnya.

Wakil Bupati berpesan, para petugas lapangan agar menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta menjunjung tinggi kode etik statistik. Ia menilai para petugas merupakan ujung tombak dalam menghasilkan data yang berkualitas.

Menurutnya, kesalahan dalam pencatatan daa dapat berdampak pada lahirnya kebijakan yang tidak tepat sasaran. Karena itu, petugas diminta membangun komunikasi yang santun dan humanis dengan para pelaku usaha serta memberikan pemahaman bahwa data yang dihimpun dijamin kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan perencanaan pembangunan.

“Jelaskan kepada masyarakat tujuan sensus ini dan berikan pemahaman yang baik agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan sukses,” pesannya.

Baca Juga: Distribusi BBM Subsidi Dievaluasi, Pemkab Kayong Utara Fokus pada Nelayan dan UMKM

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang jujur, akurat, dan lengkap demi mendukung keberhasilan Sensus Ekonomi 2026.

“Mari kita sukseskan SE 2026 dengan memberikan data yang jujur, akurat, dan terperinci,” serunya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Mempawah, Munawir, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, BPS Kabupaten Mempawah melibatkan 214 petugas pendataan lapangan dan 30 petugas pemeriksa lapangan yang akan disebar di sembilan kecamatan.

Munawir menjelaskan, hasil sensus akan memberikan manfaat besar bagi pemerintah daerah, antara lain menyediakan gambaran riil kondisi ekonomi wilayah, mengidentifikasi potensi ekonomi daerah, serta memperkuat perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Kami mengharapkan dukungan dari seluruh pihak agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Mempawah dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas,” katanya. (wah)

Editor : Hanif
#data ekonomi #mempawah #pembangunan daerah #Sensus Ekonomi 2026 #bps