PONTIANAK POST – Sebuah mobil trailer yang mengangkut bahan kimia Sodium Methilate Solution mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Pontianak–Sungai Pinyuh, tepatnya di Desa Purun Kecil, Kabupaten Mempawah, Rabu (24/6).
Kendaraan tersebut diketahui milik PT Pelayaran Tresnamuda Sejati dan sedang dalam perjalanan dari Pontianak menuju Mempawah saat insiden terjadi.
Penanggung jawab operasional PT Pelayaran Tresnamuda Sejati Adinda Putri mengatakan kecelakaan terjadi pada pagi hari. Meski kendaraan mengalami insiden di badan jalan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Tekan Risiko Fatalitas Korban Kecelakaan, Ojol Sintang Didorong Kuasai Pertolongan Pertama
“Mobil trailer dari arah Pontianak menuju Mempawah mengalami insiden kecelakaan tunggal pagi tadi. Tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kendaraan diduga mengalami kecelakaan saat berusaha menghindari lubang di sisi jalan.
Dani, warga Desa Purun Kecil yang berada di sekitar lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa trailer tersebut mengalami kecelakaan di area tikungan jalan.
“Informasinya mobil mengelakkan lubang yang berada di sisi jalan, kemudian mengalami kecelakaan di sekitar tikungan,” kata Dani.
Baca Juga: Traffic Light Baru di Putussibau Mulai Diuji Coba, Warga Harap Kecelakaan Bisa Berkurang
Pasca kejadian, petugas kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya kemacetan akibat posisi kendaraan yang berada di dekat badan jalan.
Sejumlah pengguna jalan yang melintas sempat memperlambat laju kendaraan untuk melihat kondisi di lokasi kejadian. Namun, berkat pengaturan lalu lintas yang dilakukan petugas, arus kendaraan dari arah Pontianak menuju Sungai Pinyuh maupun sebaliknya tetap dapat berjalan lancar.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan kendaraan masih berlangsung. Pihak terkait juga terus melakukan koordinasi guna memastikan proses evakuasi berjalan aman, termasuk mengantisipasi potensi risiko dari muatan yang dibawa kendaraan tersebut. (wan)
Editor : Miftahul Khair