Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Disdikporapar Mempawah Awasi SPMB 2026/2027, Pastikan Bebas Pungli

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Kamis, 25 Juni 2026 | 10:06 WIB
Disdikporapar Monitoring SPMB 2026
Disdikporapar Monitoring SPMB 2026

PONTIANAK POST — Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah menurunkan tim monitoring untuk memastikan penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung tertib dan bebas pungutan liar (pungli).

"Pemantauan ini wajib dilaksanakan demi menjaga integritas pelaksanaan SPMB satuan pendidikan dasar SD dan SMP di wilayah Kabupaten Mempawah berjalan tertib dan bebas pungli," tegas Kepala Disdikporapar Kabupaten Mempawah, El Zuratnam, melalui PIC SPMB Kabupaten Mempawah, Ilhamdi, Rabu (24/6) di Mempawah.

Ilhamdi mengungkapkan, terdapat tiga tujuan utama peninjauan yang dilaksanakan tim monitoring Disdikporapar Kabupaten Mempawah. Yakni, mengawal kesiapan sarana, prasarana, dan panitia di tiap satuan pendidikan dalam melayani pendaftar.

Baca Juga: Sedekah Bumi di Mempawah, Warga Jawa Lestarikan Tradisi dan Gotong Royong

Ilhamdi menyampaikan, tim monitoring Disdikporapar Kabupaten Mempawah akan melakukan pemantauan pelaksanaan SPMB di ratusan sekolah tingkat dasar yakni 190 sekolah jenjang SD dan 51 sekolah jenjang SMP di wilayah Kabupaten Mempawah.

"Monitoring ini tidak dilakukan secara acak, melainkan terstruktur dan terjadwal. Setiap petugas wajib membawa lembar instrumen monitoring untuk mengukur kepatuhan sekolah secara akurat. Langkah ini diambil untuk meminimalkan potensi kecurangan atau kendala teknik di lapangan," sebutnya.

Terakhir, Ilhamdi menyampaikan pesan dari Kepala Disdikporapar, El Zuratnam, kepada masyarakat khususnya para orang tua atau wali calon murid agar mendaftarkan putra-putrinya melalui empat jalur resmi SPMB yakni prestasi, domisili, afirmasi dan mutasi.

"Ketika kuota daya tampung di keempat jalur tersebut sudah penuh pada sekolah yang dituju, kami mempersilakan dan menyarankan para orang tua untuk segera mendaftarkan anaknya di sekolah lain yang kuota daya tampungnya masih tersedia. Jadi, kita minta orang tua bersikap bijak demi keberlanjutan pendidikan anak," pungkasnya.(wah)

Editor : Miftakhair
#SPMB 2026/2027 #Ilhamdi #Disdikporapar Mempawah #Bebas Pungli #El Zuratnam