PONTIANAK POST — Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi bersama Ketua TP-PKK Rosnilawati menghadiri penutupan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di GOR David-Tony, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Dia menilai kegiatan tersebut menjadi wadah strategis bagi petani dan nelayan untuk berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta memperkuat kolaborasi antardaerah.
"Pemerintah Kabupaten Mempawah mengapresiasi penyelenggaraan PENAS XVII yang berlangsung dengan sangat baik. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi bagi petani dan nelayan se-Indonesia, melainkan ruang belajar, bertukar pengalaman, dan memperkuat jejaring kerja sama dalam mendukung ketahanan pangan nasional," ungkapnya.
Ia berharap ilmu, inovasi, dan teknologi yang diperoleh peserta asal Mempawah selama mengikuti PENAS dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian serta perikanan di daerah.
Baca Juga: TP PKK Sambas Dorong Konsumsi Ikan Sejak Dini untuk Cegah Stunting pada Anak
"Mudah-mudahan, semangat yang dibangun melalui PENAS XVII dapat menjadi motivasi bersama dalam mewujudkan pertanian dan perikanan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan," katanya.
Kegiatan itu berlangsung sejak 20 Juni itu ditutup Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan sektor pertanian dan perikanan merupakan pilar utama ketahanan pangan nasional, sehingga peran petani dan nelayan sangat strategis.
“Pemerintah mengapresiasi dedikasi petani dan nelayan di seluruh Indonesia yang terus berupaya meningkatkan produktivitas,” katanya. (wah)
Editor : Hanif