PONTIANAK POST – Seorang pria berinisial ZZ (29), warga Kecamatan Anjongan, ditemukan meninggal dunia di sebuah warung kopi di Jalan Jurusan Pontianak, Kecamatan Sungai Pinyuh, Senin (6/7) sekitar pukul 00.15 WIB. Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya setelah mengalami persoalan dalam hubungan asmara.
Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Agus Suryana mengatakan, korban datang ke warung kopi sekitar pukul 23.00 WIB pada Minggu (5/7). Saat itu, korban sempat memesan minuman dan duduk seperti pengunjung lainnya.
Beberapa saat kemudian, seorang karyawan yang hendak menuju bagian belakang bangunan menyadari korban sudah tidak berada di tempat duduknya. Saat melakukan pengecekan, saksi menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa dan segera meminta bantuan pengunjung lain serta melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
Baca Juga: Pikap Pengangkut Durian Terbalik di Anjongan Mempawah, Satu Penumpang Meninggal Dunia
Mendapat laporan itu, personel Polsek Sungai Pinyuh langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena persoalan asmara. Korban diketahui menjalin hubungan dengan salah seorang karyawan warung kopi tersebut.
"Hubungan keduanya belakangan memang sedang mengalami masalah. Sebelum kejadian, korban beberapa kali berusaha menghubungi yang bersangkutan, namun belum mendapat respons karena sedang bekerja," kata Agus.
Dari keterangan saksi, lanjut Agus, korban juga disebut beberapa kali mengutarakan ancaman untuk mengakhiri hidup ketika terjadi pertengkaran dalam hubungan mereka. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah di Puskesmas Sungai Pinyuh. Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Polisi memastikan penanganan perkara telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. (wah)
Editor : Hanif