Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Sekda Mempawah Ajak Masyarakat Taat Pajak Demi Mendukung Pembangunan Daerah

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:32 WIB
Sekda Abdul Malik saat menyerahkan hadiah dalam kegiatan senam bersama dan PPPD.
Sekda Abdul Malik saat menyerahkan hadiah dalam kegiatan senam bersama dan PPPD.

PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Mempawah, Abdul Malik mengajak masyarakat meningkatkan kepatuhan membayar pajak karena menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.

"Saya tegaskan setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat memiliki arti yang sangat besar bagi kelangsungan pembangunan di Kabupaten Mempawah. Sebab, pajak yang dibayar masyarakat akan dikembalikan dalam bentuk kegiatan pembangunan jalan, jembatan, peningkatan kualitas sekolah, fasilitas kesehatan dan lainnya," katanya saat membuka Senam Gabungan OPD dan Pekan Panutan Pajak Daerah (PPPD) di halaman Dinas Pendidikan, Pemuda, Pariwisata dan Olahraga (Disdikporapar), Jumat (10/7).

Menurut Abdul Malik, membayar pajak bukan sekadar memenuhi kewajiban, tetapi merupakan investasi masyarakat untuk masa depan Kabupaten Mempawah. Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, pemerintah daerah memberikan berbagai insentif, diantaranya diskon pokok Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 70 persen, stimulus PBB-P2 menjadi nol rupiah, serta pembebasan sanksi administrasi.

Baca Juga: Pemkab Mempawah Minta Pertamina Perketat Verifikasi Barcode MyPertamina untuk BBM Subsidi

Ia juga mengatakan masyarakat kini semakin dimudahkan dengan layanan pembayaran pajak secara elektronik melalui aplikasi SIPERJAKA dan SIM PBB-BPHTB menggunakan QRIS Dinamis maupun virtual account sebagai bagian dari implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

"Program ini bukan hanya memberikan keringanan melainkan momentum untuk meningkatkan kesadaran bahwa pajak merupakan kewajiban bersama yang manfaatnya kembali kepada masyarakat," ujarnya.

Abdul Malik menegaskan keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, media, dan masyarakat, termasuk melalui kepatuhan membayar pajak dan retribusi daerah. (wah)

Editor : Hanif
#pembangunan #OPD #Layanan Publik #pajak #SEKDA MEMPAWAH