Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Warga Sungai Pinyuh Gotong Royong Normalisasi Drainase untuk Cegah Genangan Saat Hujan

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Senin, 13 Juli 2026 | 12:31 WIB
Warga membersihkan saluran di jalan jurusan Mempawah yang tertutup sampah. (ISTIMEWA)
Warga membersihkan saluran di jalan jurusan Mempawah yang tertutup sampah. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Warga di Jalan Jurusan Mempawah, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, bergotong royong membersihkan saluran drainase yang selama ini tersumbat. Dalam kegiatan tersebut masyarakat juga membongkar penutup drainase yang dinilai menghambat aliran air.

Aksi gotong royong tersebut melibatkan Plt Camat Sungai Pinyuh Ngatmo, Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Agus Suryana, Danramil Sungai Pinyuh beserta anggota, perangkat kelurahan, ketua RT, dan masyarakat setempat.

Lurah Sungai Pinyuh, Al Azhar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mengeluhkan sering terjadinya genangan saat hujan akibat saluran air yang tersumbat.

Baca Juga: Babinsa Sungai Pinyuh Dampingi Petani Tanam Padi di Mempawah Dukung Ketahanan Pangan

"Selama ini saluran drainase tersumbat sehingga ketika hujan air tertahan dan menggenangi hingga ke bagian belakang permukiman. Karena itu kami bersama Forkopimcam, ketua RT, dan masyarakat bergotong royong membersihkan saluran hingga ke sungai agar aliran air kembali lancar," ujarnya.

Menurut Al Azhar, selain menerima laporan dari warga, pihak kelurahan juga memperoleh informasi dari unsur Polisi Militer Sungai Pinyuh mengenai kondisi drainase yang perlu segera ditangani. Dukungan dari seorang donatur dan sejumlah pemilik rumah toko di sekitar lokasi akhirnya membuat pekerjaan pembongkaran dapat direalisasikan.

"Sumbatan ini sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 2025. Alhamdulillah, berkat adanya bantuan dari donatur, hari ini pembongkaran penutup drainase bisa dilaksanakan sehingga aliran air dapat dipulihkan," katanya.

Ia menjelaskan seluruh biaya pekerjaan berasal dari donatur. Penutup saluran yang terbuat dari semen dibongkar agar aliran air kembali normal, sedangkan para pemilik ruko telah menyepakati untuk memperbaiki kembali akses menuju bangunan mereka setelah pekerjaan selesai.

Baca Juga: Pemkab Mempawah Ajak Warga Lestarikan Lingkungan melalui Gerakan Aksi Indonesia ASRI

"Ini merupakan hasil kesepakatan bersama. Setelah saluran dibuka dan aliran air normal, pemilik ruko akan membangun kembali akses ke bangunan masing-masing. Yang terpenting saat ini adalah mengembalikan fungsi drainase agar tidak lagi menimbulkan genangan," jelasnya.

Al Azhar berharap normalisasi drainase tersebut mampu mengurangi risiko banjir saat musim hujan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara masyarakat, pemerintah, dan aparat.

"Kami berharap setelah drainase ini kembali berfungsi optimal, persoalan genangan dapat diminimalkan. Semoga semangat gotong royong seperti ini terus terjaga karena menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama," tutupnya. (wah)

Editor : Hanif
#drainase #Sungai Pinyuh #genangan #gotong royong #Aliran Air