PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah, Abdul Malik menilai pelaksanaan Wonderful Mempawah Festival (MWF) ke-5 dan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah memperkenalkan potensi budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif daerah.
“Keberhasilan dan kesuksesan acara ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, panitia, sponsor, pelaku seni, pelaku UMKM, serta masyarakat yang turut memberikan dukungan,” ujarnya saat menutup rangkaian MWF ke-5 dan PKD 2026 dalam rangka Hari Jadi ke 67 Kabupaten Mempawah ke-67, di halaman Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, Rabu (15/7).
Abdul Malik mengatakan, MWF dan PKD menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya, destinasi wisata, serta kreativitas masyarakat Mempawah kepada masyarakat luas.
Baca Juga: Ketua DPD RI Pernah Tinjau Benteng Kota Batu Mempawah, Bukti Pentingnya Warisan Sejarah Kerajaan
"MWF dan PKD menjadi bukti bahwa daerah kita memiliki kekayaan budaya, destinasi wisata, dan potensi ekonomi kreatif yang layak dikenal hingga tingkat nasional," katanya.
Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun selama pelaksanaan festival dapat terus dipertahankan. Dengan dukungan seluruh pihak, kegiatan tersebut diharapkan berkembang menjadi agenda unggulan daerah yang mampu memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM.
MWF ke-5 dan PKD 2026 yang berlangsung sejak 6 Juli itu menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan seni budaya, perlombaan, pameran UMKM, hingga kuliner tradisional. Sebanyak 75 stan turut meramaikan kegiatan tersebut yang terdiri dari 65 stan UMKM, lima stan organisasi, dan lima stan tanaman hias. (wah)
Editor : Miftakhair