PONTIANAK POST – Bupati Mempawah Erlina mendorong para perajin di Kabupaten Mempawah terus meningkatkan kualitas produk kriya agar mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional. Dia menilai peluang produk kerajinan daerah semakin terbuka setelah karya kriya Kalbar mendapat respons positif dari masyarakat hingga pembeli mancanegara.
"Melihat antusiasme masyarakat terhadap produk kriya Kalimantan Barat, saya berharap para perajin di Kabupaten Mempawah semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas hasil karyanya. Potensi yang kita miliki sangat besar untuk menembus pasar nasional bahkan internasional," ujar Erlina.
Ia mengungkapkan, selama penyelenggaraan pameran kerajinan, stan Dekranasda Kalimantan Barat terus mencatat peningkatan nilai transaksi penjualan. Ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk kriya daerah.
"Alhamdulillah, transaksi penjualan terus mengalami peningkatan sejak hari pertama pameran. Ini menjadi sinyal positif bahwa produk kriya Kalimantan Barat semakin diminati dan memiliki prospek ekonomi yang sangat baik," katanya.
Menurut Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat ini, peningkatan transaksi selama pameran kerajinan menunjukkan produk kriya Kalbar memiliki daya saing dan peluang ekonomi yang menjanjikan. Ia mencontohkan keberhasilan produk ukiran perajin binaan Dekranasda Kabupaten Landak yang dibeli konsumen asal Jepang. Hal tersebut menjadi bukti bahwa kualitas kerajinan lokal mampu bersaing di pasar global.
Baca Juga: Ktamb Serbat Tournament 2026 Dimulai, Mempawah Cari Bibit Atlet Tenis Muda untuk Porprov Kalbar
"Keberhasilan produk ukiran dari Kalimantan Barat dibeli oleh konsumen asal Jepang menunjukkan bahwa kualitas kerajinan daerah kita sudah mampu bersaing di tingkat global," katanya.
Erlina menegaskan, produk kriya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga membawa filosofi, kearifan lokal, dan identitas budaya yang menjadi daya tarik tersendiri. Karena itu, ia mengajak para perajin terus berinovasi, menjaga kualitas, serta mengembangkan produk agar semakin dikenal luas. (wah)
Editor : Miftakhair