PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, Abdul Malik, berharap pelaksanaan Kuliah Kerja Sosial (KKS) Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah (STAIM) Tahun Akademik 2026/2027 dapat bersinergi dengan program pemerintah daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah, saya menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar STAIM beserta para dosen pembimbing yang secara konsisten menyelenggarakan program KKS sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya, saat membuka pembekalan mahasiswa KKS STAIM di Aula STAIM Mempawah, Sabtu (18/7).
Menurut Abdul Malik, KKS bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu, membangun kepedulian sosial, serta memperkuat karakter pengabdian kepada masyarakat.
Ia meminta mahasiswa mampu memahami kondisi masyarakat, menggali potensi daerah, dan memberikan kontribusi sesuai bidang keilmuan masing-masing.
“Kehadiran mahasiswa hendaknya memberikan manfaat nyata, baik melalui kegiatan pendidikan keagamaan, pemberdayaan masyarakat, pembinaan generasi muda, maupun inovasi yang mendukung pembangunan desa,” katanya.
Abdul Malik menilai perguruan tinggi merupakan mitra strategis pemerintah dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga nama baik almamater dan Kabupaten Mempawah dengan menghormati adat istiadat serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat.
“Laksanakan setiap program kerja secara ikhlas, profesional, dan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Abdul Malik berharap pengalaman KKS dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjadi pemimpin yang berintegritas, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial. (wah)
Editor : Miftakhair