PONTIANAK POST - Bupati Mempawah, Erlina, mengajak para perajin memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk kriya. Menurutnya, pemasaran melalui platform digital menjadi kunci meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.
"Kita sudah memasuki era digital. Fasilitas teknologi yang tersedia harus dimanfaatkan secara optimal agar produk kita menjangkau pasar yang lebih luas dan mampu meningkatkan volume penjualan," ujar Erlina.
Ia menilai produk kriya Mempawah memiliki kualitas yang mampu bersaing. Namun, potensi tersebut harus didukung strategi pemasaran yang mengikuti perkembangan zaman. Erlina mendorong perajin memanfaatkan berbagai marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop. Selain itu, ia juga mengajak pelaku usaha mulai melirik platform perdagangan internasional, seperti Alibaba, untuk memperkenalkan produk unggulan Mempawah ke pasar global.
"Jangan hanya mengandalkan penjualan secara langsung. Dengan memanfaatkan marketplace dan platform digital lainnya, produk lokal memiliki peluang lebih besar dikenal masyarakat luas, bahkan hingga ke mancanegara," katanya.
Menurut Erlina, transformasi digital kini menjadi kebutuhan bagi pelaku usaha agar mampu bertahan di tengah persaingan. Dengan dukungan teknologi dan peningkatan kualitas produk, ia optimistis kriya asal Mempawah mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
"Saya berharap seluruh perajin terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai jembatan untuk menembus pasar nasional maupun internasional," pungkasnya. (wah)
Editor : Miftakhair