PONTIANAK POST – Komandan Kodim 1201/Mempawah Letkol Inf Ali Isnaini mengajak seluruh prajurit memperkuat ikhtiar lahir dan batin menghadapi musim kemarau, termasuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hal itu disampaikan saat pelaksanaan Salat Istisqa di halaman Makodim 1201/Mempawah, Jumat (31/7). Kegiatan diikuti para perwira staf, prajurit TNI, dan pegawai negeri sipil (PNS) Kodim 1201/Mempawah. "Salat Istisqa ini adalah wujud ikhtiar dan tawakal kita kepada Allah SWT. Di tengah musim kemarau, kita memohon agar diberikan hujan yang membawa keberkahan, memenuhi kebutuhan air masyarakat, sekaligus mengurangi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujar Ali.
Menurutnya, ikhtiar spiritual harus diiringi langkah nyata menjaga lingkungan. Karena itu, seluruh prajurit diminta terus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi wilayah serta mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Baca Juga: Polres Mempawah Gelar Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla untuk Hadapi Ancaman Musim Kemarau
"Doa harus disertai dengan tindakan. Seluruh prajurit harus terus mengajak masyarakat menjaga lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla selama musim kemarau," tegasnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat berjamaah, dilanjutkan khutbah dan doa bersama memohon hujan agar membawa rahmat serta keberkahan bagi masyarakat.
Ali berharap doa yang dipanjatkan dikabulkan sehingga hujan segera turun untuk mengurangi risiko kekeringan dan karhutla di Kabupaten Mempawah.
"Semoga Allah SWT mengabulkan doa-doa yang kita panjatkan, menurunkan hujan yang penuh rahmat, menjaga keselamatan masyarakat, serta melindungi daerah ini dari bencana kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan," pungkasnya. (wah)
Editor : Hanif