Video Viral Dugaan Perselingkungan Oknum Guru Bikin Geger, Ratusan Siswa SMKN 1 Mempawah Hilir Unjuk Rasa

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 16:28 WIB
Suasana unjuk rasa ratusan siswa SMKN 1 Mempawah Hilir menuntut oknum guru dikeluarkan dari sekolah pada Rabu (5/8) pagi. (ISTIMEWA)
Suasana unjuk rasa ratusan siswa SMKN 1 Mempawah Hilir menuntut oknum guru dikeluarkan dari sekolah pada Rabu (5/8) pagi. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Video viral dugaan perselingkuhan yang melibatkan dua oknum guru di SMKN 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah memantik aksi siswa. Pada Rabu (5/8) pagi, tak kurang dari 700 siswa yang dipimpin oleh Ketua Komite Sekolah melakukan aksi unjuk rasa. Mereka menuntut agar kedua oknum guru dikeluarkan dari sekolah.

Ketua Komite Sekolah, Aidimansyah yang mendampingi ratusan siswa dalam aksi itu mendesak pihak sekolah agar menon-aktifkan kedua oknum guru inisial US dan SNR dari aktivitas belajar mengajar di sekolah itu.

Sebab, video viral kedua oknum guru inisial US dan SNR yang terekam sedang berada di salah satu lokasi hotel di Sungai Pinyuh telah beredar luas dikalangan masyarakat. Karena itu, kedua oknum guru dituntut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga: Ratusan Siswa Demo Minta Guru Diduga Selingkuh Mundur, Sekda Kalbar Pastikan Sanksi Menanti Jika Terbukti Melanggar

“Kami harap para siswa tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan lingkungan sekolah. Biarkan permasalahan ini diselesaikan oleh pihak sekolah bersama komite dan Dinas Pendidikan Pemprov Kalbar,” kata Aidimansyah menenangkan siswa.

Senada itu, Kepala SMKN 1 Mempawah Hilir, Bambang Juwarno minta seluruh siswa tidak melakukan perbuatan dan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun fasilitas sekolah.

“Saya minta agar siswa menyerahkan permasalahan ini kepada pihak yang terkait yakni sekolah bersama Dinas Pendidikan Pemprov Kalbar, serta Komite Sekolah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bambang minta para siswa dapat membubarkan diri dan kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga: Unjuk Rasa Berlanjut di PT FBR Landak, Polisi Minta Massa Tertib

“Silahkan siswa kembali ke kelas untuk kembali belajar seperti biasanya,” pinta Bambang.

Sementara itu, Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Edi Marwan yang turun langsung mengamankan aksi siswa menghimbau para peserta aksi agar tidak melakukan perbuatan yang merugikan diri sendiri.

“Para siswa lebih tenang, karena permasalahan ini masih dalam tahap pendalaman. Jadi, serahkan semuanya kepada pihak sekolah dan komite sekolah untuk memastikan kebenaran atas permasalahan yang ada,” sebutnya.

Selanjutnya, pihak sekolah menggelar pertemuan dengan melibatkan Kepala Sekolah, komite sekolah dan perwakilan siswa. Pertemuan itu menghasilkan pernyataan bersama yang terdiri dari tiga poin.

Yakni, para siswa mengucapkan terima kasih kepada oknum guru inisial US dan SNR yang telah melaksanakan proses pendidikan. Kemudian, berkaitan dengan adanya permasalahan di media sosial, maka kedua oknum guru tersebut tidak diizinkan lagi untuk mendidik kami (siswa).

Terakhir, untuk kebijakan guru bidang bersangkutan maka dimintakan kepada Kepala Sekolah untuk mencarikan penggantinya dengan berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan Pemprov Kalbar.

Baca Juga: Kalbar Kian Strategis dalam Hilirisasi Bauksit, SGAR Mempawah Jadi Penopang Pergeseran Investasi Nasional

Usai mediasi, pihak keamanan Polsek Mempawah Hilir mengevakuasi oknum guru yang diduga terlibat dugaan skandal perselingkuhan. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan. (wah)

Editor : Miftahul Khair
dugaan perselingkuhan demo siswa smkn 1 mempawah hilir oknum guru unjuk rasa