Buntut Unjuk Rasa Siswa SMKN 1 Mempawah Hilir, Pihak Sekolah Diminta Ajukan Guru Pengganti ke Disdik Kalbar

Miftahul Khair • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 17:00 WIB

 

Suasana unjuk rasa siswa SMKN 1 Mempawah Hilir meminta oknum guru terlibat dugaan perselingkuhan dinonaktifkan pada Rabu (5/8). (ISTIMEWA)
Suasana unjuk rasa siswa SMKN 1 Mempawah Hilir meminta oknum guru terlibat dugaan perselingkuhan dinonaktifkan pada Rabu (5/8). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Langkah cepat diambil SMKN 1 Mempawah Hilir usai gelombang unjuk rasa ratusan siswanya. Pihak sekolah kini berkoordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Provinsi Kalimantan Barat untuk memohon penugasan guru pengganti demi menjaga kelancaran proses belajar mengajar.

Keputusan tersebut menjadi salah satu poin utama kesepakatan hasil dialog antara pimpinan sekolah, komite, dan perwakilan peserta didik pasca-aksi demonstrasi yang berlangsung pada Rabu (5/8) pagi.

Sebelumnya, tidak kurang dari 700 siswa yang didampingi Ketua Komite Sekolah menggelar aksi protes menuntut dua oknum guru, berinisial US dan SNR, tidak lagi mengajar di sekolah tersebut. Gejolak ini dipicu oleh beredarnya rekaman video di media sosial yang memperlihatkan dugaan skandal perselingkuhan kedua oknum pengajar tersebut di sebuah hotel di kawasan Sungai Pinyuh.

Baca Juga: Video Viral Dugaan Perselingkungan Oknum Guru Bikin Geger, Ratusan Siswa SMKN 1 Mempawah Hilir Unjuk Rasa

Ketua Komite Sekolah, Aidimansyah, yang mendampingi massa siswa, merespons kegelisahan peserta didik dengan mendesak sekolah menonaktifkan oknum US dan SNR. Kendati demikian, ia tetap menenangkan para siswa agar tidak tersulut emosi.

“Kami harap para siswa tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan lingkungan sekolah. Biarkan permasalahan ini diselesaikan oleh pihak sekolah bersama komite dan Dinas Pendidikan Pemprov Kalbar,” kata Aidimansyah menenangkan siswa.

Imbauan senada disampaikan oleh Kepala SMKN 1 Mempawah Hilir, Bambang Juwarno. Ia meminta seluruh peserta didik tidak bertindak emosional yang berpotensi merusak sarana sekolah maupun merugikan diri sendiri.

“Saya minta agar siswa menyerahkan permasalahan ini kepada pihak yang terkait yakni sekolah bersama Dinas Pendidikan Pemprov Kalbar, serta Komite Sekolah,” ujarnya.

Baca Juga: Ratusan Siswa Demo Minta Guru Diduga Selingkuh Mundur, Sekda Kalbar Pastikan Sanksi Menanti Jika Terbukti Melanggar

Bambang lantas mengarahkan para siswa untuk membubarkan diri secara tertib agar aktivitas pembelajaran di kelas dapat kembali berlangsung.

“Silahkan siswa kembali ke kelas untuk kembali belajar seperti biasanya,” pinta Bambang.

Guna menjaga kondusivitas wilayah sekolah, Kapolsek Mempawah Hilir Iptu Edi Marwan hadir langsung memimpin pengamanan. Ia mengimbau para peserta aksi untuk mengedepankan pemikiran dingin sembari menunggu proses penanganan formal.

“Para siswa lebih tenang, karena permasalahan ini masih dalam tahap pendalaman. Jadi, serahkan semuanya kepada pihak sekolah dan komite sekolah untuk memastikan kebenaran atas permasalahan yang ada,” sebutnya.

Aksi yang berlangsung kondusif tersebut berlanjut pada sesi dialog tertutup antara Kepala Sekolah, Komite Sekolah, dan perwakilan siswa. Pertemuan tersebut menghasilkan pernyataan bersama yang memuat tiga poin penting:

  1. Para siswa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada oknum guru berinisial US dan SNR yang telah menjalankan tugas pendidikan selama ini.
  2. Mengingat dinamika yang berkembang di media sosial, kedua oknum guru tersebut disepakati tidak lagi diperkenankan mengajar peserta didik.
  3. Untuk mengisi kekosongan mata pelajaran yang ditinggalkan, Kepala Sekolah diminta segera mengupayakan guru pengganti melalui koordinasi resmi dengan Dinas Pendidikan Pemprov Kalbar.

Guna menghindari potensi gangguan keamanan pasca-mediasi, personel Polsek Mempawah Hilir mengawal ketat evakuasi kedua oknum guru tersebut dari area sekolah sebagai tindakan preventif.

Editor : Miftahul Khair
dugaan perselingkuhan demo siswa smkn 1 mempawah hilir oknum guru