PONTIANAK POST - Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk tronton Hino dan sepeda motor Yamaha Aerox terjadi di Jalan Raya Nusapati KM 47.000, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Rabu (12/8) sekitar pukul 16.50 WIB. Satu orang mengalami luka ringan.
Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Agus Suryana mengatakan, kecelakaan bermula saat truk tronton Hino hijau KB 8113 WC yang dikemudikan Yulius Adin (46), warga Desa Kepayang, Kecamatan Anjongan, melaju dari arah Sungai Pinyuh menuju Pontianak.
Dari arah yang sama, melaju sepeda motor Yamaha Aerox merah KB 4676 MZ yang dikendarai Karmadi (44), warga Desa Sungai Ambawang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Saat hendak menyalip truk, dari arah berlawanan datang Toyota Avanza hitam yang belum diketahui identitasnya.
“Karmadi hendak menyalip kendaraan tronton tersebut. Namun, pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang sebuah mobil Toyota Avanza warna hitam yang belum diketahui identitasnya,” ujar Agus.
Karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari. Karmadi mengalami luka robek pada telapak kaki kiri serta luka lecet pada lutut kiri dan kedua telapak tangan. Korban kemudian mendapat penanganan di Puskesmas Sungai Pinyuh.
“Tidak ada korban meninggal dunia. Satu orang mengalami luka ringan dan mendapat penanganan medis,” jelasnya.
Sementara pengemudi truk tidak mengalami luka. Kerugian materiel akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp5 juta. Polisi telah mendatangi lokasi, mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi kendaraan, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Barang bukti yang diamankan berupa truk Hino tronton dan Yamaha Aerox.
Baca Juga: Jurnalis Dian Sastra Dianugerahi Gelar Datok Petinggi Warta, Ini Amanah yang Diembannya di Mempawah
Agus mengatakan kedua pihak yang terlibat telah sepakat menyelesaikan persoalan secara damai dan membuat surat pernyataan di Poslantas Sungai Pinyuh.
“Para pihak sepakat untuk berdamai dan sudah dibuatkan surat pernyataan damai di Poslantas Sungai Pinyuh,” pungkasnya. (wah)
Editor : Miftakhair