PONTIANAK POST — Sebuah rumah milik Tuti (45), warga Jalan Parit Brahima, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, terbakar pada Rabu (19/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Kapolsek Jongkat Ipda Dwi Febrie Andika mengatakan, kebakaran terjadi saat rumah dalam kondisi kosong. Pemilik rumah diketahui telah meninggalkan kediamannya sejak sekitar pukul 06.00 WIB untuk berjualan di Sungai Ambawang.
“Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 12.00 WIB terdengar suara ledakan dari bagian dapur yang kemudian disusul munculnya percikan api,” ujar Ipda Dwi Febrie Andika.
Baca Juga: Ruko Salon Terbakar di Pontianak Timur, Api Diduga Bermula dari Sofa Depan Bangunan
Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian rumah beserta isinya. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung melakukan penyemprotan. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.20 WIB.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unit pemadam dikerahkan, yakni dari BPAJ Desa Jungkat, Pemadam Kebakaran Jungkat Raya Desa Jungkat, serta BPAS Siantan, Kecamatan Pontianak Utara.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp300 juta,” kata Dwi.
Baca Juga: Kebakaran 8 Rumah di Singkawang, Pemkot Salurkan Bantuan untuk Korban
Dari keterangan saksi, api diduga berasal dari kebocoran tabung gas yang berada di bagian dapur. Kebocoran tersebut diduga memicu ledakan hingga api kemudian menyebar dan membakar seluruh isi rumah.
Polsek Jongkat telah mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan tempat kejadian perkara. Polisi juga melakukan pendataan terhadap pemilik rumah, saksi, serta kerugian materiil akibat kebakaran tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi tabung dan instalasi gas dalam keadaan aman, terutama sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama," pungkasnya.(wah)
Editor : Hanif