Maulid Nabi di Mempawah Tak Sekadar Seremonial, Pelajar Diminta Perkuat Karakter dan Moral

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:31 WIB
Wabup Mempawah, Juli Suryadi Burdadi saat menghadiri kegiatan Inspirasi Dhuha di SMAN 2 Mempawah.
Wabup Mempawah, Juli Suryadi Burdadi saat menghadiri kegiatan Inspirasi Dhuha di SMAN 2 Mempawah.

PONTIANAK POST - Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi menegaskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus menjadi momentum membentuk karakter dan moral pelajar, bukan sekadar kegiatan seremonial. 

“Kegiatan Inspirasi Dhuha dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW bukan semata-mata seremonial, melaikan sarana untuk membentuk karakter dan moral peserta didik di tengah derasnya arus modernisasi,” kata Juli, saat menghadiri kegiatan Inspirasi Dhuha di SMA Negeri 2 Mempawah, Senin (24/8), dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, yang diikuti ratusan siswa dan dewan guru.

Menurutnya, pelajar perlu memiliki fondasi iman yang kuat, akhlak mulia, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara. Nilai tersebut penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.

Baca Juga: Pembukaan Jalan Baru Bikin Curiga, Kemenhut Tetapkan PT MAP Tersangka Karhutla di Mempawah

“Kita ingin melahirkan generasi emas yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kecintaan kepada bangsa Indonesia,” tegasnya.

Juli mengajak para pelajar mengenal, memahami, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga maupun masyarakat.

“Melalui kegiatan Insiprasi Dhuha ini, saya mengajak seluruh pelajar SMA Negeri 2 Mempawah untuk mengenal serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Ia menilai keimanan yang kuat dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif, seperti pergaulan bebas, narkoba, dan penyalahgunaan media sosial. Juli juga berpesan kepada pelajar untuk menghormati guru, berbakti kepada orang tua, serta saling menghargai.

Baca Juga: Kemarau Panjang, Polisi Mempawah Hulu Edukasi Warga Agar Tak Bakar Lahan

“Tutur kata yang santun, kejujuran, rajin dalam belajar, khusyuk dalam beribadah, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar adalah kunci menuju kesuksesan diri pribadi maupun bagi nusa dan bangsa,” pungkasnya. (wah)

Editor : Miftakhair
maulid nabi pelajar Kabupaten Mempawah pendidikan karakter