PONTIANAK POST — Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah Rosnilawati Juli Suryadi mendorong kader PKK terus berinovasi dan mengintegrasikan berbagai program agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kader merupakan ujung tombak gerakan PKK sehingga perlu terus meningkatkan kapasitas dan melahirkan program yang saling mendukung.
“Saya minta agar program dan kegiatan harus lebih terintegrasi dan saling mendukung, seperti memadukan program peningkatan gizi keluarga bersamaan dengan kegiatan ketahanan pangan keluarga,” kata Rosnilawati saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas TP PKK Kabupaten Mempawah Tahun 2026 di Wisma Chandramidi, Rabu (26/8).
Pelatihan diikuti kader PKK, Dasawisma, TP PKK kecamatan dan kelurahan se-Kabupaten Mempawah, dan menghadirkan Suma Zamiasvha dari Diskominfo Mempawah yang menyampaikan materi Literasi Digital dan Bijak Bermedia Sosial. Peserta juga mengikuti zoom meeting bersama Kader Pangan Desa Sejegi, Pokja 3 Kabupaten dan TP PKK Provinsi Kalimantan Barat.
Baca Juga: TP PKK Kota Pontianak Bersama Karang Taruna:Masker Dibagikan, Warga Pontianak Diajak Waspada Asap
Rosnilawati juga mendorong program kelestarian lingkungan dikolaborasikan dengan pengolahan limbah atau sampah rumah tangga sehingga berpotensi meningkatkan ekonomi keluarga.
“Sejumlah program strategis seperti kelestarian lingkungan bisa diintegrasikan dan berkolaborasi dengan pengolahan limbah rumah tangga. Tujuannya, agar program ini berdampak terhadap peningkatan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Rosnilawati berharap pelatihan tersebut menambah pengetahuan dan kemampuan kader dalam mengembangkan program strategis di masyarakat.
“Mudah-mudahan para kader PKK, Dasawisma, gizi, pangan, serta kader-kader lainnya semakin optimal dalam menjalankan dan tanggung jawabnya sebagai ujung tombak Gerakan PKK di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (wah)
Editor : Miftakhair