PONTIANAK POST – Bupati Mempawah, Erlina, menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan sinergi seluruh pihak. Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar setiap kejadian dapat ditangani secara cepat dan tepat.
“Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh pihak agar setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” kata Erlina saat memimpin Apel Pagi Posko Terpadu Karhutla BPBD Kabupaten Mempawah di halaman Posko Terpadu, Jumat (4/9).
Apel tersebut diikuti berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari Forkopimda, TNI-Polri, BPBD, Satgas Karhutla, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Manggala Agni, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Satpol PP hingga relawan kebencanaan.
Baca Juga: TNI Kerahkan Dua Water Treatment ke Limbung Kubu Raya, Atasi Krisis Air Bersih Warga
Erlina menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan pihak yang telah bekerja di lapangan. Menurutnya, kerja keras tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman karhutla.
Ia menilai koordinasi berkelanjutan harus terus diperkuat, terutama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, petugas pemadam, dunia usaha, relawan dan masyarakat. Hal itu penting mengingat kondisi yang masih rawan terjadi karhutla.
“Apa yang dilakukan seluruh jajaran di lapangan merupakan wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat. Karena itu, sinergi ini harus terus kita perkuat,” tegasnya.
Apel turut dihadiri Wakil Bupati Mempawah, jajaran Forkopimda, Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Brigjen TNI Washington Simanjuntak beserta rombongan, serta Kepala Dinas Sosial PPPMPD Mempawah Rahmanudin Wiyono. Usai apel, Erlina bersama Brigjen TNI Washington Simanjuntak dan jajaran Forkopimda melanjutkan kegiatan penyuluhan karhutla bersama pihak perusahaan di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah. Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan dunia usaha dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla di Kabupaten Mempawah. (wah)
Editor : Hanif