PONTIANAK POST - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah memberikan layanan jemput bola, Eazy Paspor, bagi calon jemaah haji (JCH) Kabupaten Mempawah, Sabtu (5/9), di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mempawah, Jalan Raden Kusno, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir.
“Eazy Paspor ini merupakan upaya kami meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah, Hartono.
Dia menjelaskan layanan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mempawah yang mengajukan 72 permohonan paspor. Dari jumlah tersebut, 63 pemohon mendapat pelayanan, terdiri atas 27 laki-laki dan 36 perempuan.
Baca Juga: Imigrasi Singkawang Bentuk Desa Binaan di Bengkayang, Fokus Cegah Warga Jadi Korban TPPO
Eazy Paspor menjadi salah satu inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat. Program ini memungkinkan masyarakat mengajukan permohonan paspor secara kolektif di luar kantor Imigrasi.
“Pemohon dapat mengajukan paspor secara kolektif. Ini menjadi salah satu bentuk pelayanan efektif sekaligus mendekatkan Imigrasi kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, empat pemohon tidak hadir. Beberapa pemohon lainnya memerlukan penanganan lebih lanjut karena persoalan administrasi, seperti paspor rusak, duplikasi, dan kebutuhan penambahan nama.
Pelayanan yang berlangsung selama satu hari tersebut sempat terkendala pemadaman listrik. Namun, petugas tetap melanjutkan pelayanan dengan memanfaatkan genset.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mempawah, Mulyadi, mengapresiasi respons Kantor Imigrasi Mempawah. Menurutnya, paspor merupakan salah satu dokumen penting yang harus dipersiapkan JCH sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.
“Kalau setiap JCH mengurus paspor sendiri tentu membutuhkan waktu. Apalagi jika ada yang terlambat atau lengah mengurus paspor, hal itu bisa menghambat proses bio visa yang memiliki batas waktu ketika diproses di Kedutaan Besar Arab Saudi,” ungkap Mulyadi.
Atas kebutuhan tersebut, pihaknya mengajukan layanan Eazy Paspor kepada Imigrasi Mempawah agar pengurusan paspor JCH dapat dilakukan secara bersama-sama.
“Alhamdulillah, permohonan kami mendapat respons positif dari Kantor Imigrasi Mempawah,” katanya. (wah)
Editor : Miftakhair