PONTIANAK POST - Perkumpulan Jurnalis Galaherang (PEJUANG) Mempawah mengajak masyarakat meningkatkan perlindungan diri di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Imbauan itu disampaikan melalui aksi pembagian masker dan vitamin C bersama Warung Kopi (WK) Kampoeng Baru dan Polsek Mempawah Hilir, Selasa (8/9).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Mempawah Kompol Reynaldi Guzel, Kapolsek Mempawah Hilir Iptu Edi Marwan serta sejumlah personel Polsek Mempawah Hilir. Ketua PEJUANG Mempawah, Dian Sastra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.
“Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama. Kondisi kabut asap tentu menjadi perhatian karena masyarakat yang beraktivitas di luar rumah cukup rentan terpapar asap,” ujar Dian.
Baca Juga: Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla, Petugas dan Relawan Bagikan Masker di Tayan Hulu
Sebanyak 5.000 masker bantuan Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Barat melalui Perhimpunan Tionghoa Kalbar (PTK) Indonesia dibagikan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan lampu merah depan SMAN 1 Mempawah Hilir. Selain masker, masyarakat juga mendapatkan vitamin C yang disediakan pemilik WK Kampoeng Baru, Erado.
Dian mengatakan, pembagian masker tidak hanya menjadi bentuk bantuan, tetapi juga pengingat agar masyarakat meningkatkan perlindungan diri ketika beraktivitas di luar rumah saat kualitas udara terganggu kabut asap. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut, khususnya PMI Kalimantan Barat, PTK Indonesia, WK Kampoeng Baru dan jajaran Polsek Mempawah Hilir.
“Ketika kita bergerak bersama, kepedulian itu bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Dian juga mengajak masyarakat ikut mencegah terjadinya karhutla. Menurutnya, menjaga lingkungan dan menghindari pembakaran lahan secara sembarangan merupakan tanggung jawab bersama. (wah)
Editor : Miftahul Khair