PONTIANAK POST – UPT Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, menyediakan layanan oksigen gratis bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Layanan ini menjadi salah satu langkah tanggap kesehatan di tengah kondisi udara yang masih terdampak kabut asap. Warga yang mengalami sesak napas maupun keluhan pernapasan lainnya dapat mendatangi puskesmas untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan terapi oksigen.
Penanggung Jawab UPT Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh, Afrizal, S.K.M, mengatakan oksigen disediakan menggunakan oksigen konsentrator maupun tabung oksigen. Pemberian terapi dilakukan dengan pemantauan tenaga kesehatan sesuai kondisi pasien.
Baca Juga: Kasus ISPA Kalbar Tembus 54 Ribu, Pemprov Siapkan 63 Rumah Oksigen dan Puskesmas 24 Jam
“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak kabut asap mendapatkan akses pertolongan dan pelayanan kesehatan yang cepat,” ujar Afrizal.
Selain terapi oksigen, petugas juga memantau kondisi pasien serta memberikan edukasi mengenai risiko paparan asap dan cara menggunakan oksigen secara tepat dan aman, termasuk apabila diperlukan di rumah.
Afrizal mengimbau masyarakat tidak mengabaikan gangguan pernapasan yang muncul selama kabut asap masih terjadi. Warga yang mengalami sesak atau keluhan lainnya diminta segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
“Jangan menunggu kondisi semakin berat. Segera konsultasikan kepada tenaga kesehatan apabila mengalami sesak napas atau keluhan lainnya akibat paparan asap,” katanya.
Puskesmas Sungai Pinyuh berharap fasilitas tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh pertolongan lebih cepat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan akibat kabut asap karhutla.
"Kita juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dan mengurangi paparan asap, hingga kualitas udara kembali membaik," tutupnya.(wah)
Editor : Rafael B. Junior