Pedagang Kue Keliling di Mempawah Dapat Bantuan Bedah Rumah Baznas Setelah Puluhan Tahun Berjuang

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 09:56 WIB
Ketua Baznas Mempawah, Marzuki Kadri saat mengunjungi kediaman Julita yang akan masuk program bedah rumah.
Ketua Baznas Mempawah, Marzuki Kadri saat mengunjungi kediaman Julita yang akan masuk program bedah rumah.

PONTIANAK POST - Harapan Julita, pedagang kue keliling di Kelurahan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, untuk memiliki rumah yang lebih layak mulai terbuka. Rumah yang ditempatinya bersama keluarga di Gang Gusti Haidir 2, RT 10/RW 02, akan mendapat bantuan program bedah rumah dari Baznas Kabupaten Mempawah.

Selama puluhan tahun, Julita bertahan hidup dengan berjualan kue keliling. Setiap hari, ia membuat kue sendiri sebelum menjajakannya kepada warga menggunakan sepeda. Dalam kondisi tertentu, ia bahkan harus berjalan kaki untuk menawarkan dagangannya.

Penghasilan dari berjualan kue digunakan Julita untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap menjalani pekerjaan tersebut dengan tekun.

Baca Juga: Kementerian PKP Siapkan Peningkatan Signifikan Program Bedah Rumah di Enam Provinsi, Prioritaskan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

“Sudah lama saya jualan kue. Ini yang saya lakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Julita.

Ia mengaku bersyukur setelah mendapat kabar rumahnya akan dibantu melalui program bedah rumah Baznas.

“Saya sangat bersyukur kalau rumah ini bisa diperbaiki. Mudah-mudahan nantinya lebih nyaman untuk ditempati bersama keluarga,” katanya.

Julita berharap proses bantuan tersebut dapat segera terealisasi sehingga keluarganya tidak lagi tinggal di rumah yang kondisinya sudah memprihatinkan.

Baca Juga: Teddy Sebut Prabowo Setujui Ekspansi Besar Program Bedah Rumah 2027, Ratusan Ribu Hunian Layak Siap Hadir untuk Rakyat

“Mudah-mudahan cepat terlaksana. Saya berterima kasih kepada Baznas yang sudah peduli dan membantu kami,” ucapnya.

Ketua Baznas Kabupaten Mempawah, Marzuki Kadri, mengatakan bantuan bedah rumah akan diproses sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku di lembaganya.

“Prosesnya tentu mengikuti aturan yang sudah biasa kita terapkan. Namun, kita usahakan secepatnya,” ujar Marzuki.

Program tersebut diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi Julita dan keluarganya, sekaligus meringankan beban warga yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan hidup dalam keterbatasan.

"Semoga apa yang kita lakukan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkannya," pungkas Marzuki.(wah)

Editor : Miftahul Khair
Julita Pedagang Kue Keliling Bedah Rumah Baznas mempawah BAZNAS Kabupaten Mempawah