Desa Sekabuk Mempawah Dapat Bantuan Peralatan Pemadam untuk Tangani Karhutla

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 13:47 WIB
Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, mendapat dukungan peralatan dari Gemawan bersama KitaBisa
Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, mendapat dukungan peralatan dari Gemawan bersama KitaBisa

PONTIANAK POST — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, mendapat bantuan peralatan dari Gemawan bersama KitaBisa. Bantuan diserahkan kepada masyarakat menyusul masih munculnya sejumlah titik api.

Bantuan berupa mesin pompa pemadam, selang, nozzle, masker, vitamin, dan perlengkapan lainnya. Peralatan tersebut diharapkan membantu masyarakat dan relawan mempercepat pemadaman, terutama di lokasi yang jauh dari sumber air.

Kepala Desa Sekabuk Andas Saputra mengatakan kebakaran terjadi di sejumlah kawasan, mulai perkebunan dan jalan hauling PT Antam Tbk hingga lahan gambut yang berbatasan dengan Desa Bumbun dan Desa Pasir.

Baca Juga: Kepala BNPB Lapor Prabowo: Karhutla Selesai Paling Lambat Minggu Ketiga November 2026

“Di Desa Sekabuk ini, mungkin pada tahun ini bisa disebut kebakaran yang cukup besar. Ketika kebakaran terjadi di berbagai tempat, ada di wilayah perkebunan, di jalan hauling PT Antam Tbk. Saat pembukaan badan jalan di situ, ternyata terbakar di pembuangan limbah-limbah,” jelasnya.

Menurut Andas, sejumlah lokasi sulit dijangkau dan memiliki keterbatasan sumber air. Dampak asap juga mulai dirasakan masyarakat dan mengganggu aktivitas warga.

Teresiayati, warga sekaligus Ketua Kelompok Perempuan Desa Sekabuk, mengatakan asap kebakaran telah dirasakan langsung masyarakat.

“Kalau menurut saya, dampak karhutla ini bagi saya dan masyarakat pertama adalah dari lingkungan. Yang kita ketahui bahwa saat ini kabut asap itu sangat tidak baik untuk kesehatan. Terutama saya sendiri saat ini bisa dikatakan terpapar,” katanya.

Selain menyalurkan peralatan, Gemawan memetakan lokasi yang memungkinkan untuk pembangunan sumur bor di Desa Sekabuk guna memperkuat ketersediaan sumber air. Dewan Pengurus Gemawan Hermawansyah mengatakan bantuan tersebut merupakan respons terhadap kondisi karhutla di tingkat masyarakat.

“Mencermati karhutla tahun ini, Gemawan bersama elemen masyarakat sipil lainnya tidak tinggal diam merespons situasi krisis dengan memobilisasi sumber daya untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, peralatan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk penanganan kebakaran sekaligus mendukung kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi karhutla berikutnya. (wah)

Editor : Rafael B. Junior
karhutla Mempawah Gemawan kebakaran hutan Desa Sekabuk kabut asap