PONTIANAK POST —Sebanyak 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Mempawah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Selasa (22/9) di Kantor Bupati Mempawah.
“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta lembaga pendidikan merupakan kebutuhan penting untuk membangun keterhubungan antara pembelajaran di sekolah dan kebutuhan dunia kerja,” kata Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi saat menyaksikan penandatanganan, didampingi Kepala (Disdikbud) Kalbar, Sy Faisal Indahmawan Alkadri, External Relations and CSR PT BAI, Wira Sembiring, Asisten Tata Praja, Yet Ellyana, kepala sekolah, dan pihak terkait lainnya.
Adapun 11 SMK yang terlibat kerja sama dengan PT BAI yakni, SMK Negeri 1 Mempawah, SMK Negeri 1 Mempawah Timur, SMK Negeri 1 Sungai Kunyit, SMK Negeri 1 Sadaniang, SMKS Panca Karsa Sungai Pinyuh, SMKS Islam Insan Cendekia, SMKS Taruna Muhammadiyah Mempawah, SMKS Khairul Munajah, SMKS Favorit Ma’arif Bahrul Ulum Mempawah, SMK Nahdlatul Ulama, dan SMKS Babul Khoirot.
Baca Juga: Desa Sekabuk Mempawah Dapat Bantuan Peralatan Pemadam untuk Tangani Karhutla
Menurut Juli, keberadaan industri di Mempawah tidak hanya berkaitan dengan investasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya melalui peningkatan kualitas dan kompetensi SDM lokal. Dia pun mengapresiasi komitmen seluruh dalam meningkatkan kualitas dan pengembangan pendidikan di kabupaten tersebut.
“Pengembangan pendidikan SMK perlu diarahkan pada penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, pembelajaran berbasis proyek nyata, keterlibatan tenaga ahli dari industri sebagai guru tamu, hingga pembukaan peluang penyerapan lulusan,” pendapatnya.
Langkah itu dinilai penting, agar lulusan SMK tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga dibekali kompetensi, keterampilan, kedisiplinan, dan budaya kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Juli menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mempawah akan terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang mampu menghasilkan SDM sesuai dengan kebutuhan pembangunan dan dunia kerja.
“Penandatanganan PKS bukan tujuan akhir, melainkan awal dari proses kolaborasi yang harus diwujudkan melalui program-program nyata dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, External Relations and CSR PT BAI, Wira Sembiring menjelaskan, PKS tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kompetensi generasi muda agar semakin siap menghadapi perkembangan dunia kerja dan kebutuhan industri.
“Mudah-mudahan kerja sama ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan dan SDM di Kabupaten Mempawah. Sekaligus menjadi awal peningkatan kualitas pendidikan dan SDM di daerah ini,” pungkasnya.(wah)
Editor : Rafael B. Junior