PONTIANAK POST - Muswil VIII DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat menetapkan kembali Susanto sebagai ketua periode 2026–2031. Penetapan berlangsung di Pendopo Gubernur Kalbar dan disepakati secara aklamasi oleh perwakilan 14 DPD kabupaten/kota se-Kalbar.
Kepemimpinan periode kedua tersebut diarahkan pada penguatan konsolidasi internal, adaptasi terhadap perkembangan zaman serta peningkatan kontribusi sosial dalam kemasyarakatan dan pembangunan daerah.
Susanto mengatakan amanah tersebut merupakan kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata.
Baca Juga: Pemkab Mempawah Asesmen Jembatan Parit Tok Adam, Akses Siswa Menuju Sekolah Jadi Perhatian
“Kepercayaan ini menjadi tantangan yang mesti dibuktikan dengan kinerja yang lebih baik. Ke depan kami akan bekerja bersama, memperkuat sinergi, dan meningkatkan kontribusi LDII untuk masyarakat, bangsa, dan Kalimantan Barat,” ujar Susanto.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya dilihat dari kekuatan struktur internal, tetapi juga manfaat yang diberikan kepada masyarakat. Ia menilai organisasi perlu responsif terhadap kebutuhan umat.
“Kunci organisasi dapat berkembang jika mampu adaptif dan menghadirkan solusi atas permasalahan umat. Umat ingin peran ormas semakin nyata,” tegasnya.
Untuk itu, LDII Kalbar akan memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga keagamaan, ormas, sektor pendidikan dan dunia usaha.
Baca Juga: Landak Dorong LTT dan Produksi Padi, Target Lampaui Sambas serta Mempawah sebagai Lumbung Kalbar
“Sekarang eranya kolaborasi, saatnya perkuat sinergi. Permasalahan yang dihadapi pemerintah dan masyarakat juga menjadi masalah kami, sehingga kami akan mengambil bagian untuk turut andil memberikan solusi. Walaupun karya yang kami berikan tidak terlalu besar, nilai yang kami persembahkan adalah pengabdian,” pungkas Susanto. (wah)
Editor : Miftahul Khair