Stunting Mempawah Naik Jadi 28,6 Persen, Pemkab Perkuat Gerakan Orang Tua Asuh

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 10:08 WIB
Wabup Mempawah, Juli Suryadi saat memimpin Rakor Genting.
Wabup Mempawah, Juli Suryadi saat memimpin Rakor Genting.

PONTIANAK POST - Prevalensi stunting di Kabupaten Mempawah meningkat dari 27,2 persen pada 2023 menjadi 28,6 persen pada 2024. Pemerintah Kabupaten Mempawah memperkuat upaya penurunan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

“Angka ini meningkat menjadi 28,6 persen pada tahun 2024 atau naik sekitar 1,4 persen. Sementara pada tahun 2025 dan 2026 tidak dilakukan SKI untuk mengukur prevalensi stunting di Kabupaten Mempawah,” kata Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi dalam Rapat Koordinasi Genting 2026 di Kantor Bupati Mempawah, akhir pekan lalu.

Juli mengatakan, data tersebut berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Menurutnya, monitoring dan evaluasi perlu dilakukan berkala untuk memastikan intervensi berjalan efektif. Percepatan penurunan stunting, membutuhkan keterlibatan camat, kepala desa, lurah, pemangku kepentingan hingga masyarakat.

Baca Juga: Wabup Mempawah Dorong Pramuka Aktif di Sekolah, Bukan Sekadar Kegiatan Tambahan

“Jangan sampai ada keluarga yang menghadapi persoalan stunting sendirian. Kepedulian, pendampingan, dan gotong royong harus menjadi bagian dari gerakan bersama,” tegasnya.

Juli mengatakan pencegahan stunting perlu dilakukan secara terintegrasi, mulai dari calon pengantin, remaja, ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita hingga keluarga dan lingkungan tempat tinggal.

Pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, pola asuh, lingkungan sehat, sanitasi layak, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat juga menjadi bagian dari upaya tersebut.

Melalui Genting, ia berharap peran orang tua asuh semakin optimal dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga serta anak sasaran.

Baca Juga: Stunting Sambas Jadi Perhatian, Pemkab Perkuat Genting dan Gandeng Banyak Pihak untuk Menekan Angka

“Melalui Genting, kita ingin membangun kepedulian bersama terhadap keluarga dan anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Mari terus perkuat kolaborasi, maksimalkan peran orang tua asuh, serta lakukan evaluasi dan validasi data secara berkala,” pungkasnya. (wah)

Editor : Miftahul Khair
genting mempawah stunting kesehatan masyarakat Pemerintah Kabupaten Mempawah