PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Mempawah memastikan seluruh persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Toho Ilir, Kecamatan Toho, telah terpenuhi.
“Alhamdulillah, hari ini kami melaporkan bahwa Readiness Criteria (RC) pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Desa Toho Ilir, Kecamatan Toho sudah clear and clean. Semua sudah terpenuhi di anggaran tahun 2026,” ujar Bupati Mempawah, Erlina setelah melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono di Jakarta, Kamis (1/10), didampingi jajaran Dinas Sosial Kabupaten Mempawah. Persiapan pembangunan juga mendapat pendampingan dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat.
Erlina mengatakan Kabupaten Mempawah siap melanjutkan proses pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III pada 2026. Dia juga meminta arahan terkait tahapan selanjutnya, terutama pembangunan fisik yang akan dilaksanakan Kementerian PUPR.
Baca Juga: Ria Norsan Dorong DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah dan Pembangunan Kalbar
Menurut Erlina, kejelasan tahapan diperlukan agar pemerintah daerah dapat menyesuaikan persiapan di lapangan dengan agenda pembangunan pemerintah pusat.
“Untuk kelanjutannya, kami juga meminta arahan dan petunjuk teknis dari Pak Wamensos, terutama terkait pembangunan tahap berikutnya yang akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR,” katanya.
Erlina menyebut pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III secara nasional direncanakan mulai bergerak pada Oktober hingga November 2026. Pemkab Mempawah berharap kelengkapan persyaratan tersebut dapat mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Toho Ilir. Keberadaan sekolah tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Mohon doanya dari seluruh masyarakat, semoga semua proses ini dilancarkan agar segera dapat beroperasi dan mendatangkan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat dan Kabupaten Mempawah tercinta,” pungkasnya. (wah)
Editor : Hanif