Selain menata bangunan, seperti kantor gubernur yang akan menjadi enam lantai, kedua kawasan tersebut juga akan dibuat ruang-ruang terbuka hijau.
Nantinya halaman kantor gubernur dan pendopo bisa dinikmati sebaga ruang publik. Masyarakat bisa menjadikan kedua kawasan tersebut sebagai destinasi wisata. Atau tempat berinteraksi sosial seperti layaknya taman kota.
Pagar kantor akan dibuat semi terbuka dengan bahan kayu serta ukiran-ukiran khas Kalbar. Kawasan itu akan dipercantik dengan dilengkapi pohon-pohon penghijauan yang rindang. Serta jalur pedestrian yang representatif.
Orang nomor satu di Kalbar itu menargetkan pembangunannya bisa selesai di akhir tahun 2020 atau awal tahun 2021. Ia menyebutkan, awalnya pembangunan pagar kantor gubernur sudah dianggarkan di tahun 2019.
Namun karena waktu yang mepet sementara pengerjaannya harus detail berupa pilar-pilar dan ukiran kayu, maka terpaksa diundur ke tahun 2020. Itu dilakukan demi hasil pembangunan yang maksimal.
“Jadi tidak asal saja, harus benar-benar bagus,” katanya.(bar) Editor : Shando Safela