Meski pengurus masjid telah menyiapkan segala hal untuk kenyamanan jemaah, ia meminta para jemaah tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik. Jemaah yang ingin salat berjemaah ke masjid diharapkan selalu menjaga kebersihan guna menekan penyebaran Covid-19. “Jangan ada tanggapan dari jemaah yang bilang saya kan sudah wudhu di rumah jadi tidak perlu cuci tangan lagi, memang benar sudah wudhu apa ada jaminan jika stang motor dan stir mobil itu bebas virus kan itu masalahnya. Jadi cuci tangan itukan gampang, kan kebersihan itu sebagian dari iman,” ujarnya.
Seperti diketahui sebelumnya pemerintah telah membahas soal kenormalan baru di Provinsi Kalbar. Mulai minggu ini masyarakat sudah bisa menjalankan kegiatan di tempat-tempat ibadah, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Seperti salah satunya, pelaksanaan salat jumat berjemaah di masjid sudah bisa dilaksanakan minggu ini. Namun demikian pelaksanaannya tetap harus memperhatikan beberapa catatan. Pengurus masjid harus mempersiapakan berbagai hal dengan baik. Semisal untuk infak tidak lagi menggunakan kotak amal seperti biasanya.
"Jadi bisa pakai tanggukan saja, karena kotak amal berjalan itu rawan. Seandinya ada satu orang yang positif kemudian dia pegang kotak amal lalu yang lain megang, maka yang lain juga akan terjangkit," terang Midji sapaan akrabnya. Selain itu, soal saf juga harus diatur sedemikian rupa. Antara satu jemaah dengan jemaah yang lain jaraknya harus diperlebar. Dengan demikian pengurus masjid juga tidak perlu lagi menyediakan sajadah seperti biasa. "Tidak perlu dipasang sajadah karena rawan, sehingga mudah juga membersihkan masjid itu, para jemaah hendaknya bawa sajadah sendiri," pesannya.
Kemudian pihak masjid juga harus rutin melaksanakan disinfektan. Minimal seminggu satu kali sebelum pelaksanaan salat Jumat berjemaah. Ditambah pengurus masjid juga harus menyediakan masker agar semua jemaah bisa menggunakannya. "Jadi harus maklum, karena kondisi Covid-19 ini masih terjadi. Mau beribadah di masjid silahkan, mau di rumah lebih baik," ucapnya.(bar) Editor : Ari Aprianz