Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jalan Rusak, Warga Sungai Rengas Lapor Menteri KKP

Administrator • Kamis, 23 Juli 2020 | 10:55 WIB
ASPIRASI : Sejumlah masyarakat menyampaikan aspirasi di depan kantor Dirjen PSDKP bersamaan konferensi pers dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo beserta Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Rabu (22/7). Masyarakat meminta Jalan Mohammad Hatta, Kubu R
ASPIRASI : Sejumlah masyarakat menyampaikan aspirasi di depan kantor Dirjen PSDKP bersamaan konferensi pers dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo beserta Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Rabu (22/7). Masyarakat meminta Jalan Mohammad Hatta, Kubu R
PONTIANAK – Sejumlah warga Desa Sungai Rengas, Kecamatan Kakap, Kabupaten Kubu Raya, melakukan unjuk rasa di depan kantor Stasiun Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Pontianak terkait kondisi jalan yang rusak. Unjuk rasa ini bersamaan dengan kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo ke kantor Stasiun PSDKP Pontianak, Rabu (22/7).

Warga berdiri di depan pintu gerbang PSDKP sembari membentangkan poster berisi keluhan dan tuntutan terkait jalan rusak. Mereka meminta jalan di Sungai Rengas atau Jalan Moh Hatta segera diperbaiki. “Kami di sini merasakan dampaknya,” kata Muhammad Asri, warga Sungai Rengas.

Menurut Asri, sebelum Stasiun PSDKP Pontianak ini dibangun, pemerintah telah memperbaiki jalan di lingkungan tersebut. Namun, sejak 2007, jalan tersebut rusak kembali. “Kami tahu dulu sebelum Stasiun PSDKP ini sudah dibangun, dana pusat itu ada, bangun di lingkungan kami, itu bagus. Tapi sekarang jalan itu rusak lagi. Jalan rusak sudah lama dari 2007 mulai rusak, paling parah empat atau lima tahun terakhir,” paparnya.

Pihaknya juga sebelumnya telah mengirimkan proposal untuk perbaikan jalan kepada bupati hingga pemerintah provinsi. Tapi hingga saat ini belum ada kejelasan.

“Kami sebagai masyarakat sudah mengajukan proposal ke kabupaten, povinsi. Tapi hanya memberikan harapan, tidak memberi titik terang,” ucapnya.

Ia beserta warga setempat berharap kepada menteri sekaligus Pemerintah Provinsi Kalbar agar dapat mendengarkan aspirasinya untuk memperbaiki jalan yang rusak di wilayah tersebut.

“Harapan kami kepada pak Menteri dapat menyuarakan aspirasi kami. Jadi kesempatan inilah mumpung pak Menteri datang inilah yang kita sampaikan, untuk memerhatikan jalan, lingkungan ini,” pungkasnya. (arf)

  Editor : Administrator
#jalan rusak #menteri kkp