Pusat kulineran yang bakal disulap di tepi jalan itu, nanti bisa beroperasi di pagi dan malam hari. Edi ingin lokasi yang telah ditata ini akan muncul satu potensi perekonomian rakyat baru. Untuk menjadikan lokasi pasar kulineran, PR Edi penataan di kawasan ini harus secepatnya selesai. Seperti jalan beton, dipastikan ia akan selesai tahun depan. Jalan ini nanti akan tembus langsung ke Jalan Ahmad Yani. “Sekarang pengerjaannya tinggal sedikit lagi. Tahun depan tinggal melanjutkan beton jalan dari depan Taman Gitananda hingga tembus Jalan A Yani,” ungkapnya.
Selain menjadi pusat kulineran. Ia juga berencana membuat ruang terbuka hijau dengan konsep taman. Persisnya di booster milik PDAM yang berlokasi di Jalan Letkol Soegiono juga. Hasil pantauan ia tadi (kemarin) di booster dipandang tidak tertata. Ke depan akan dihijaukan seperti hutan kota, dengan konsep taman yang menarik. Sehingga ketika masyarakat selesai berolahraga, akan bisa santai kesini. Nantinya, sambil istirahat mereka juga bisa menikmati kulineran dengan pemandangan Paritokaya di depan yang semakin bersih.
Kulineran milik pelaku usaha yang berdiri tepat di belakang Paritokaya juga mulai memanfaatkan daya tarik parit ini. Selain Pondok Ale-Ale, beberapa warung kopi telah terbangun. Mereka (pelaku usaha) menyediakan beberapa space untuk masyarakat santai di tepian Paritokaya. Agar menjadi indah dan berdaya tarik, kebersihan Paritokaya ini menjadi utama dan fokus. Dalam menjaga kebersihan Paritokaya, ke depan tindakan normalisasi juga bakal dilakukan.(iza) Editor : Super_Admin