"Reses kemarin di Rumah Adat Bugis di Kecamatan Sungai Kakap dalam rangka kegiatan dan penyerapan aspirasi masyarakat untuk tahun 2021. Aspirasi ini diperjuangkan anggota DPR RI dari Komisi V, yakni bapak Boyman Harun sekaligus Ketua PAN Kalbar. Program bedah rumah ini ditujukan untuk masyarakat Kalimantan Barat yang benar-benar layak menerima," katanya, Senin(8/3) di Pontianak.
Menurutnya pada reses 2021 awal Maret kemarin, berupa sosisalisasi kegiatan bedah rumah untuk warga Kalbar. PAN Kalbar meluncurkan program aspirasi pusatnya dengan cara mendata masyarakat yang benar-benar rumahnya layak dibantu. "Alhamdulillah sudah terkover semua. Kabupaten Kubu Raya penerima porsi terbanyak dari program tersebut," ucap politisi PAN yang dikabarkan akan meramaikan pertarungan Pilkada Kubu Raya 2024 mendatang.
Dia menambahkan bahwa pendataan masyarakat penerima program bedah rumah dimulai dari desa, kecamatan hingga Dinas PUPR Perkim. Selanjutnya diusulkan oleh Kementriaan PUPR melalui Komisi V DPR RI. Proses survei sendiri sudah dilakukan kementriaan untuk agenda bantuan bedah rumah. "Artinya data sudah oke tinggal diberikan SK saja. Tinggal pengerjaanya," tukasnya.
Proses pengerjaannya sendiri, relawan PAN se-Kalbar akan turun langsung membantu masyarakat. Tujuannya adalah agar program bantuan tepat sasasaran ke masyarakat. Nantinya bantuan lebih diarahkan ke bahan bangunan dan dana upah tukang yang dikelola oleh masyarakat sendiri. Programm swakelola ke masyarakat langsung sifatnya.
Sementara, sambungnya, mengenai toko bangunan nantinya dari Kementrian menentukan. Apa saja bahan-bahan dan tokonya juga kementriaan menjadi penentu. "Kami dengan masyarakat hanya membantu pelaksanan dengan swakelola," ujarnya.
Dia pun berharap bantuan program bedah rumah akan lebih memberikan efek kepada masyarakat yang benar-benar menerima. Artinya dari rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni. "Ini tujuan dasar adanya program bedah rumah ini," tukasnya.(den) Editor : Super_Admin