MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak
“SAAT ini sudah hampir memasuki bulan enam. Program yang sudah direncanakan harus segera diproses. Jika pelaksanaannya sudah berjalan di lapangan akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi yang semakin bagus. Dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Edi saat rapat evaluasi bersama jajaran, Selasa (18/5).
Sekarang Pontianak dihadapkan dengan situasi pandemi Covid 19. Tidak ditutupi, banyak anggaran buat semua program terpangkas untuk penanganan Covid. Hal ini sudah terjadi sejak tahun lalu. Belum lagi pemotongan anggaran dari pemerintah pusat. Semua menjadi berat.
Pendapatan dari sektor pajak pun kata dia juga berkurang. Seperti pajak restoran turun hampir 50 persen, Pajak hotel turun 45 persen, hiburan malah berkurang 70 persen. “Di tahun ini kondisinya masih belum kembali normal. Ini juga berpengaruh ke belanja kita,” ujarnya.
Namun apa yang sudah terprogram dan tidak mengalami pemangkasan anggaran covid. Sebaiknya segera dijalankan. Untuk pengerjaan fisik, ia minta segera dikerjakan. Jangan sampai ditemukan pekerjaan yang tak selesai tepat waktu.
Ia sekaligus melakukan evluasi kinerja semua OPD. Pandangannya, beberapa OPD kinerjanya sudah bagus. Target yang sudah ditentukan bisa tercapai bahkan melebihi. Tetapi beberapa OPD kinerjanya masih terus ditingkatkan utamanya dalam pelaksanaan APBD.
Kaitan laporan hasil pemeriksaan BPK juga ia bahas. Arahan kepada kepala OPD untuk memperhatikan beberapa catatan tentang LHP atas laporan keuangan. Beberapa hal menjadi catatan Edi. Seperti pengelolaan aset, kecermatan dalam menyusuan APBD, peran APIP untuk membantu meneliti terhadap penerimaan yang berkaitan dengan retribusi dan pendapatan.
Kemudian yang berkaitan dengan rekomendasi DPRD atas LKPJ Pemerintah Kota Pontianak sudah disampaikan dan dibahas. Rekomendasi tersebut umumnya untuk menyemangati dan meningkatkan kinerja OPD di Pemerintah Kota Pontianak. Lalu capaian akan visi misi yang sudah tertuang hingga 2023 harus jelas targetnya.
Lalu data-data lain harus dilengkapi OPD untuk memperkuat proses perencanaan. Secara umum semua yang di rekomendasikan sudah dilaksanakan oleh OPD. Namun tinggal dioptimalkan dan tingkatkan.
“Saya mengajak kepala OPD untuk kita lebih memperhatikan pelayanan kepada masyarakat dan APBD pro rakyat. Lalu bagaimana upaya untuk memulihkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19,” tandasnya.(*) Editor : Super_Admin