Seperti terlihat dalam penataan lingkungan permukiman di kawasan Gang Landak dan Gang Irian, Jalan Tanjung Pura, Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, semakin mendukung keindahan keberadaan Promanade Waterfront City Sungai Kapuas yang merupakan salah satu ikon wisata dan rekreasi bagi masyarakat lokal maupun luar kota Pontianak.
Dengan penataaan kuliner pada Kawasan Waterfront City yang terdapat pada dua gang tersebut telah sejalan dengan visi Kelurahan Benua Melayu Laut “Mewujudkan Kawasan Hunian Yang Teratur, Serasi, Sehat, Aman, Tertib, Berwawasan Lingkungan” yang terimplementasikan dalam bentuk meningkatkan kualitas sumber daya potensi kelurahan, meningkatkan sarana prasarana penyelenggaraan perbaikan lingkungan permukiman dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan dilakukan penataan kawasan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kuliner yang sudah lama berjualan di area waterfront city dengan dukungan kawasan yang asri dan yang paling utama dapat memberikan rasa nyaman, dan aman bagi para pengunjung ketika berkunjung di tempat tersebut.
Agar hal ini dapat tercapai, Kotaku menganggap perlu dan pentingnya melakukan pengorganisasian bagi para pelaku kuliner kedalam kelompok usaha kuliner Kelurahan Benua Melayu laut melalui pendekatan kekeluargaan dan kesadaran akan pentingnya berkelompok dengan membentuk sebuah organisasi perdagangan dengan menerapkan satu sistem pengelolaan kelompok seperti adanya pertemuan rutin, iuran anggota kelompok, kerja bakti bersama dan gotong royong membersihkan sampah hasil jualan mereka di sepanjang waterfront dan sebagainya.
Penataan infrastruktur kawasan Water Front City Benua Melayu Laut (BML) oleh Kotaku dilakukan dengan meningkatkan pemodalan para pelaku usaha kuliner, mewujudkan lingkungan kuliner BML yang nyaman dan aman, mewujudkan pembangunan infrastruktur yang terarah dan berkesinambungan, mewujudkan BML sebagai Kawasan Jasa dan Pariwisata, mewujudkan Kawasan BML menjadi destinasi kawasan kampung kuliner dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada menuju peningkatan pendapatan masyarakat sekitar.
Sehingga kesimpulan dari penataan Water front City BML merupakan konsep untuk mendukung ketersediaan ruang terbuka di Kota Pontianak tepatnya di Kelurahan Benua Melayu Laut yang selain berfungsi secara ekologis, water front juga dapat berfungsi secara estetis dan ekonomis yang memberikan pengaruh pada lingkungan sosial yang ramai dikunjungi oleh masyarakat. (pms/ser) Editor : Super_Admin