Midji sapaan karibnya memang sangat merindukan momen perayaan Idulfitri bersama warga. Namun karena masih dalam situasi pandemi dan sesuai arahan pemerintah pusat, maka untuk tahun ini belum digelar open house di kediamannya. Di hari pertama lebaran ia hanya menerima kunjungan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan kepala perangkat daerah secara terbatas.
Kemudian di hari ketiga, tanpa ada rencana ia memutuskan untuk menemui warga di Desa Sungai Itik. Itu bermula ketika ia melihat postingan di instagram Rumah Zakat yang mengunjungi rumah-rumah warga untuk berbagi telursaat lebaran.
“Dari pada (libur panjang) diam dirumah kebetulan saya melihat di instagram Rumah Zakat ada mengunjungi rumah-rumah warga untuk berbagi telur. Mumpung masih ada paket (bahan pokok) dan sarung, kamibagikan saja sekaligus silaturahmi dengan warga,” ungkapnya.
Ketika warga belum diperkenankan untuk datang open house di kediamannya, Midji memilih untuk mengunjungi warga. Dengan mengunjungi satu per satu rumah warga, tentu tidak akan terjadi keramaian seperti ketika digelar open house.
“Dari pada masyarakat datang ke kita, lebih bagus kita datang ke masyarakat untuk lebaran,” jelasnya.
Ia kemudian berkeliling ke beberapa rumah warga, sambil menyerahkan bantuan bahan pokok kepada kaum duafa yang membutuhkan. Sementara untuk rumah-rumah yang tak layak huni, Midji mengatakan nantinya akan ada donatur yang membantu.
“Mungkin dari CSR Bank Kalbar dan bisa jadi tidak hanya itu, karena ada beberapa donatur lainnya,” pungkasnya.
Kepala Desa Sungai Itik Abdurrahman merasa sangat terharu desanya dikunjungi gubernur saat lebaran. Ia pun berjanji akan selalu mendukung program-program pembangunan oleh pemertintah provinsi di desanya tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kunjungan Bapak Gubernur. Alhamdulillah, saya tidak menyangka sekali beliau datang, mudah-mudahan beliau dalam keadaan sehat selalu dan ke depannya terus lebih baik lagi,” katanya.(bar/r)
Editor : Syahriani Siregar