"Hari ini saya melihat pelayanan publik di Kantor Terpadu Jalan Sutoyo dalam rangka mengevaluasi sarana prasarana dan pelayanan. Saya harap ada perbaikan untuk mutu pelayanan publik yang masuk zona hijau," ungkapnya.
Dari hasil pantauan, diakui Edi, masih terdapat kekurangan dalam pelayanan. Seperti perbaikan pendingin ruangan, lampu dan toilet harus dibenahi. Termasuk ruang buat penyandang disabilitas menjadi prioritas dan pintanya masyarakat mesti dilayani dengan baik.
Sebagai pelayan masyarakat, ASN harus bisa menerima keluhan masyarakat. "Kita respon sekecil apapun keluhan dari masyarakat. Karena ini menjadi catatan dalam perbaikan," ujarnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pontianak, Erma Suryani akan menindaklanjuti hasil evaluasi Wali Kota Pontianak. "Untuk perbaikan toilet, ruang disabilitas, penambahan kursi sofa di ruang tunggu termasuk pemasangan televisi informasi terkait pelayanan Capil dan PTSP akan kami pasang," ujarnya.
Begitu juga dengan penataan ruang bermain anak tak jauh dari ruang pelayanan kantor terpadu akan dikerjakan oleh Dinas Perumahan Rakyat.
Saat ini, untuk pelayanan kependudukan, Disdukcapil miliki sebelas loket. Sebelumnya hanya enam loket. Penambahan loket diharap bisa mempercepat pelayanan administrasi kependudukan di sini.
Penyederhanaan mekanisme yang sudah dilakukan juga dapat mempercepat segala pelayanan administrasi kependudukan. "Dalam satu hari pelayanan sudah bisa terselesaikan," ungkapnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pontianak Tinorma Butar Butar mengatakan sejauh ini pelayanan di PTSP sudah tak banyak lagi. Sebab masyarakat banyak mengurus melalui online. Meski begitu, pihaknya juga tetap menyediakan sarana prasarana yang terbaik buat masyarakat.
"Masukan pak wali akan kita tindaklanjuti. Sebab apa yang dilakukan ini buat kenyamanan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan," tandasnya. (iza) Editor : Syahriani Siregar