Hal ini disampaikan Sutarmidji saat 221 hafiz dan hafizah di Pendopo Gubernur, Selasa (4/10).
"Wisuda hafiz dan hafizah hari ini (Selasa) artinya kami sudah mewisuda 1.200-an. Yang 30 juz sudah hampir 700-an orang. Saya target yang 30 juz itu akhir masa jabatan saya dengan Pak Wagub itu seribu orang. Insyaallah tercapai," ungkap Midji-sapaan karibnya.
Selain seribu penghafal Alquran 30 juz, untuk yang hafal 10-20 juz di akhir masa jabatannya nanti juga ditargetkan ada sampai lima ribu orang. Dimana sampai saat ini Midji menyebutkan jumlah santriwan dan santriwati yang sedang proses menghafal ada tujuh ribuan orang se-Kalbar.
"Saya harap setelah itu yang sudah selesai 30 juz bisa melanjutkan pemahaman tentang tafsir Alquran. Mereka (hafiz dan hafizah) yang posturnya bagus, tamat SMA (Sekolah Menengah Atas), nilainya bagus, boleh ikut tes Kepolisian dan TNI," harapnya.
Sementara bagi yang hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP), orang nomor satu di Kalbar itu menyebutkan Pemprov memiliki beberapa program yang bisa diikuti. Seperti berbagai pelatihan, mulai dari pelatihan sekuriti atau satpam dan pelatihan keterampilan lainnya. Mereka yang mendapat pelatihan, ke depan bisa membuat usaha sendiri.
"Kemudian yang mau bergelut di dunia UMKM, di Mujahidin ada dua kios yang diberikan kepada lembaga yang menaungi para hafiz untuk belajar usaha," katanya.
Midji menyebut banyak qari dan qariah yang mewakili Kalbar di ajang MTQ nasional bahkan internasional, berasal dari lembaga-lembaga hafiz dan hafizah yang telah diwisuda oleh Pemprov. Karena itu, program tersebut dinilai penting dan sejalan dengan upaya untuk mengembalikan Kalbar sebagai gudangnya qari dan qariah berprestasi.
"Di tempat (Ponpes) saya itu ada empat (orang) nanti yang mewakili Kalbar di MTQ Nasional Banjarmasin," pungkasnya. (bar) Editor : Syahriani Siregar