Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Permukiman Wilayah I Kalbar bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura, menggelar Pelatihan Vokasi Pemanfaatan dan Pemeliharaan Infrastruktur Kawasan Kota Singkawang kegiatan NSUP-Program KOTAKU di Hotel Swiss-Belinn Kota Singkawang, Selasa (11/10).
Dalam sambutannya, Pejabat TBP Balai Pelaksanaan Permukiman Wilayah I Kalbar, Listiyowati mengatakan program pengentasan kawasan kumuh di Kota Singkawang menunjukkan progres yang baik.
"Dari 58 hektar lebih kawasan kumuh, kini tersisa 56 hektar. Inilah yang menjadi PR untuk kita semua untuk bekolaborasi," kata Listiyowati dalam sambutannya.
"Untuk selanjutnya, sesuai arahan, program ini akan lebih mengedepankan kualitas dan estetika," tambahnya.
Sementara itu, dikatakan pula oleh Kepala Bappeda Kota Singkawang, Yusnita mengatakan kawasan kumuh di Kota Singkawang sudah jauh berkurang.
"Program Kotaku membawa dampak positif, banyak kawasan kumuh yang mulai berkurang. Banyak kontribusi yang sudah dilakukan oleh para mitra," kata Yusnita.
"Disamping keberhasilan tersebut, sejalan dengan waktu, banyak pula infrastruktur yang mengalami penurunan kualitas, diantaranya karena faktor musim dan cuaca. Saat musim hujan, banyak jalan yang terendam, bahkan kemarin sempat ada kawasan yang longsor," lanjut Yusnita.
"Untuk itu perlu peran kita bersama. Salah satunya dengan kegiatan hari ini, tentunya akan sangat bermanfaat bagi Kota Singkawang kedepannya," pungkas Yusnita.
Sementara itu, dikatakan Ketua Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura, Herwani, pihaknya siap melakukan pendampingan dalam program pengentasan kawasan kumuh.
"Kami siap mendampingi pemeliharaan atau perawatan yang berhubungan dengan aspek teknik maupun ekonomi sosial," ungkap Herwani.
"Fakultas Teknik kini mempunyai 13 program studi dengan 11 jurusan, salah satunya adalah program studi pengembangan wilayah kota. Kita siap menurunkan mahasiswa dan sumber daya yang ada untuk melakukan pendampingan lanngsung di kawasan kumuh," kata Herwani. (azk) Editor : Shando Safela