Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ajak Generasi Muda Jaga dan Lestarikan Ekosistem Mangrove

Syahriani Siregar • Selasa, 15 November 2022 | 14:31 WIB
Memeringati Hari Pahlawan, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kalimantan Barat mengajak generasi muda untuk bisa menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove. (IST)
Memeringati Hari Pahlawan, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kalimantan Barat mengajak generasi muda untuk bisa menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove. (IST)
PONTIANAK - Memeringati Hari Pahlawan, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kalimantan Barat mengajak generasi muda untuk bisa menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove. Hal itu dilakukan dengan cara penanaman bibit mangrove bersama Generasi Baru Indonesia Kalbar, Generasi Pesona Indonesia Kalbar, dan Generasi Millineal Putra Putri Pariwisata Kalbar di ekowisata Telok Berdiri, Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (13/11).

Kepala Disporapar Kalbar, Windy Prihastari mengungkapkan, pihaknya terus mengajak masyarakat Kalbar untuk melestarikan ekosistem mangrove demi menuju pariwisata yang berkelanjutan. Kebijakan ini menurutnya sejalan dengan harapan yang disampaikan Gubernur Kalbar Sutarmidji, saat membuka rapat koordinasi dan pengukuhan anggota Kelompok Kerja (Pokja) Mangrove Daerah Kalbar, Rabu (9/11) lalu.

“Oleh karena itu mari jaga dan lestarikan ekosistem mangrove,” ajaknya.

Windy menjelaskan, menanam mangrove merupakan salah satu upaya menerapkan konsep pelaksanaan pariwisata berkelanjutan. Dimana pemanfaatan ekosistem mangrove menjadi ekowisata, diharapkan mampu mendukung pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Dan juga harus memberi manfaat sosial dan ekonomi kepada masyarakat,” harapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Asisten Administrasi dan Umum (Asisten III) Sekretaris Daerah Kalbar, Alfian Salam yang mewakili gubernur membuka rakor dan pengukuhan anggota Pokja Mangrove Daerah Kalbar. Kegiatan itu bertujuan untuk mengkoordinasikan dan mensinergikan pengelolaan mangrove antara Pemprov, Pemkab dan multipihak lainnya. Sekaligus sebagai tindak lanjut penyiapan penyusunan kebijakan, strategi, program dan indikator kinerja dalam rangka optimalisasi pengelolaan ekosistem mangrove di wilayah Kalbar.

Ia menyampaikan bahwa, Pemprov Kalbar meyambut baik dan mengapresiasi diadakan rakor dan pengukuhan anggota Pokja Mangrove Daerah Kalbar. Diharapkan melalui Pokja tersebut, ke depannya pengelolaan mangrove di Kalbar bisa menjadi lebih baik dan optimal.

“Tentunya keberadaan Pokja Mangrove Daerah menjadi bagian penting dalam pembangunan lingkungan hidup di wilayah Kalbar,” ungkap Alfian.

Ia menambahkan, dengan diperbaharuinya Pokja Mangrove Kalbar, tentu akan berdampak pada percepatan dan optimalisasi dalam pengelolaan mangrove ke depannya. Pola-pola koordinasi dan pola kolaborasi menurutnya memang harus diintensifkan dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas yang dijalankan.

“Terlebih banyak persoalan dan tantangan yang kita hadapi, namun kita memiliki optimisme untuk mencapai hasil-hasil terbaik.  Melalui kegiatan ini, mudah-mudahan dapat dihasilkan kesepakatan-kesepakatan, rumusan kebijakan yang dapat ditempuh dalam upaya mengembangkan pengelolaan mangrove daerah Kalbar,” harapnya. (bar) Editor : Syahriani Siregar
#generasi muda #lestarikan #ekosistem mangrove