Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Warga Antusias Hapus Tato, Peserta Wajib Setor Hafalan Alquran

Syahriani Siregar • Selasa, 20 Desember 2022 | 18:44 WIB
SEMPAT DITUNDA: Kompetisi Liga 3 Zona A Singkawang yang sempat tertunda karena perangkat pertandingan pulang. IST
SEMPAT DITUNDA: Kompetisi Liga 3 Zona A Singkawang yang sempat tertunda karena perangkat pertandingan pulang. IST
PONTIANAK - Basuki tampak tak sabar menunggu antrean. Pria berusia 61 tahun itu merupakan salah satu peserta hapus tato gratis yang diselenggarakan oleh Rumah Zakat Kalimantan, Sabtu (17/12), siang.

Sedari pagi, Basuki dan beberapa peserta lainnya sudah berada di lokasi yang ditunjuk oleh penyelenggara, yakni  di klinik kecantikan Hevi Beauty Care di Jalan Suwignyo.

Sebelum penghapusan tato dilaksanakan, setiap peserta harus menyetor hafalan Alquran Surah Ar Rahman yang disyaratkan oleh penyelenggara. Demikian juga dengan Basuki. Meski sedikit terbata-bata, ia mampu menyelesaikan hafalannya dengan baik.

Basuki memang sudah tak muda lagi. Namun tekadnya untuk menghapus atau menghilangkan tato di kedua lengannya begitu kuat. Buktinya ia sudah menjadi peserta sejak tahun 2019.

Kini tato gambar garuda di lengan kanannya sudah memudar dan hampir hilang.   “Tato ini saya buat sekitar tahun 1981,” kata Basuki sembari menunjukkan tato dimaksud.  “Sedangkan yang ini tahun 1986,” sambungnya sembari memperlihatkan tato bunga mawar di lengan kirinya.

Basuki menceritakan, tato tersebut dibuatnya saat masih remaja. Saat itu, ia berpikir jika memiliki tato maka akan terlihat keren dan disegani.  “Maklumlah, waktu itu saya masih muda dan hidup di jalanan. Pasar. Sekarang saya sadar dan saya ingin lebih baik. Saya ingin tato saya ini dihapus,” katanya.

Basuki sempat berpikir ingin menghapus tato dengan metode lain. Namun ia sadar tindakan tersebut justru akan memberikan dampak yang lebih buruk.

“Dulu sempat mau hapus tato juga, tapi bukan dengan laser. Alhamdulillah, sekarang ada hapus tato gratis pakai laser. Jadi saya tidak mau ketinggalan,” bebernya.

Sementara itu, Manajer Rumah Zakat Kalimantan Barat, Azrul Putra Ananda mengatakan, program hapus tato gratis sudah dimulai sejak 2019. Program ini menjangkau masyarakat umum yang memiliki tato atau rajah tubuh, dan ingin menghapusnya. Sejak program ini dibuka, antusiasme warga untuk ikut cukup baik. Bahkan jumlah peserta yang terdaftar mencapai 400 orang.

“Antusiasmenya luar biasa. Sejak dibuka program ini, yang terdaftar mencapai 400 orang. Dalam sebulan, kami harus melaksanakan hapus tato sebanyak 40 hingga 60 peserta,” katanya.

Namun demikian, pihaknya masih mengalami kendala, yakni panjangnya daftar tunggu atau daftar antre yang ingin tatonya dihapus. Selain itu, ada juga keterbatasan alat dan tim.

“Kami berharap dengan program hapus tato gratis ini, semakin banyak  orang-orang yang ingin menjadi lebih baik,” kata dia.

Menurut Azrul, untuk sementara program hapus tato gratis ini dipusatkan di Kota Pontianak. Namun demikian, tidak sedikit pendaftar berasal dari beberapa daerah atau kabupaten di Kalbar.

Selain masyarakat umum, lajut Azrul, porogram ini juga menyasar anak punk dan jalanan. Hal itu dilakukan dengan harapan anak-anak punk atau anak jalanan tersebut bisa lebih baik.

“Hanya saja, tantangannya memang sedikit lebih berat. Tidak sedikit dari mereka yang datang sekali, lalu down dan tidak mau datang lagi. Tapi kami yakin, dengan fasilitas yang ada saat ini, bisa menjadi wadah bagi warga yang memiliki tato untuk bisa menghapusnya dengan gratis,” bebernya. (arf) Editor : Syahriani Siregar
#hafalan alquran #hapus tato #antusias