PONTIANAK - Wakil Walikota Pontianak, Bahasan mendorong peran organisasi Wanita Islam untuk berperan dalam menciptakan generasi yang sehat dan berakhlak mulia. Hal tersebut ia sampaikan saat kegiatan Pelantikan Pengurus Daerah Wanita Islam Kota Pontianak Periode 2023-2028, di Aula Wakil Walikota Pontianak, Selasa (24/1).
“Kami Pemkot Pontianak sangat menginginkan kolaborasi dengan para pengurus dan anggota Wanita Islam Kota Pontianak untuk terus melaksanakan dakwah dan syiar Islam, bahwa kita selaku umat Islam harus memiliki kontribusi terhadap pembangunan kota Pontianak,” ujarnya.
Menurutnya, peran perempuan sangatlah penting dalam menciptakan generasi yang berkualitas. Perempuan tentu tidak hanya mengemban tugas sebagai istri dan ibu rumah tangga yang mengurus rumah. Lebih dari itu, perempuan dalam perannya sebagai makhluk sosial tentunya juga berpengaruh terhadap terciptanya lingkungan yang nyaman bagi tumbuh kembang generasi bangsa.
Bahasan menilai tantangan perempuan dalam hal mendidik anak semakin besar seiring berkembangnya kemajuan teknologi dan informasi “Peranan perempuan sangat penting dalam era yang serba digital ini, yang mana anak-anak cenderung dekat dengan gadget dan main gim dan itu benar-benar harus diatur dan dibatasi waktunya,” ujarnya.
Lebih jauh dia mengatakan, tantangan perempuan selanjutnya adalah dari sisi pemenuhan gizi anak. Perempuan yang cenderung lebih dipercaya mengemban tugas domestik sudah selayaknya cerdas dalam memenuhi kebutuhan gizi buah hatinya. Pemenuhan gizi pada usia emas anak sangatlah penting guna mencegah efek panjang dari stunting.
Organisasi Wanita Islam, lanjut Bahasan, diharapkan bisa memberikan kontribusinya dalam program penurunan stunting di Kota Pontianak. Pemerintah Kota Pontianak saat ini diakuinya tengah fokus menurunkan angka stunting yang masih tinggi.
“2024 ini mudah-mudahan bisa diturunkan jadi 12 persen, bahkan kalau bisa di bawah 10 persen angka stuntingnya,” tuturnya.
Ketua PW Wanita Islam Kalbar, Desi Arisanti mengatakan ada dua program unggulan organisasi ini yang diturunkan hingga tingkat daerah. Kedua program tersebut adalah Bunda Cerdas dan Bunda Wakaf.
“Di pusat ada program Bunda Cerdas dan Bunda Wakaf. Itulah program utama kita,” tuturnya.
Bunda Wakaf sendiri merupakan lembaga wakaf uang tunai secara online atau berbasis internet yang dikenal dengan istilah wakaf daring. Sementara Bunda Cerdas adalah program yang berfokus untuk menciptakan generasi masa depan yang unggul melalui aplikasi pembelajaran digital.
Desi menyatakan siap untuk menjalankan program dengan bersinergikan bersama organisasi-organisasi lainnya di Kota Pontianak. “Wanita Islam ingin menjalankan program perempuan menuju kesejahteraan bangsa,” ucapnya.
Ketua PD Wanita Islam Kota Pontianak Lilik Kurniasih yang dilantik dalam kesempatan tersebut mengakui peran perempuan dalam membangun generasi bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia. Untuk itulah, kata dia, perempuan harus menjadi sosok yang cerdas mengingat tugasnya yang tidak mudah.
Kegiatan pelantikan pengurus PD Wanita Islam (WI) periode tahun 2023-2028 juga dirangkai dengan kegiatan seminar Parenting Bunda Cerdas, dengan tema Mempersiapkan generasi beriman, sehat, cerdas dan sukes. Dengan narasumber yakni Syarifah Azizah, Lc dan Sri Nugroho Jati, M.Psi Psikologi.(sti)
Editor : Siti