Resti adalah satunya. Ia bersama teman-temannya telah membeli tujuh tiket seharga Rp 275.000 per lembar yang dipesan melalui online. Ia mengaku mendapatkan kabar tentang adanya rencana konser band Sheila on 7 dari temannya. Informasi itu di-posting di salah satu akun Instagram. Dari informasi itu, tanpa pikir panjang, ia pun langsung membeli tiket konser tersebut.
“Karena saya penggemar, saya sangat ingin nonton. Jadi, tanpa pikir panjang saya langsung beli,” kata Resti.
Ia menjelaskan, informasi awal adanya konser band yang beranggotakan Akhiyat Duta Modjo alias Duta, Eross Candra, Adam, dan Brian itu berasal dari akun Instagram @bergembirafest.
Setelah diikuti dan akun tersebut dibuka, ada link pembelian tiket dan diterakan juga sarana pembayaran melalui Ovo atau transfer rekening.
“Kini akun Instagram tersebut telah hilang, dan akhirnya sadar bahwa itu penipuan,” katanya.
Selain Resti ada juga korban lain yakni Elvira. Elvira berharap dengan pengaduan ke polisi, dalang di balik penipuan konser tersebut dapat diungkap.
Berdasarkan data yang dihimpun, sudah ada lebih dari 400 tiket yang terjual. Total kerugian Rp 144 juta.
“Semoga pelakunya segera tertangkap,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Pol Raden Petit Wijaya mengaku segera mengecek pengaduan yang dibuat masyarakat. Jika masih ada korban lain yang akan membuat pengaduan, ia menyarankan agar langsung datang ke Polda Kalbar.
“Silakan yang mau lapor, bisa langsung ke SPKT Polda Kalbar,” ucap Petit.
Sebagai informasi, konser Sheila on 7 di Pontianak yang diunggah akun Instagram @bergembirafest menyampaikan jadwal konser adalah pada 20 Maret 2023. Namun, tak ada informasi mengenai lokasi konser. Kini akun tersebut telah dihapus. (arf) Editor : Syahriani Siregar