Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kembali Pimpin Untan, Garuda Wiko Perkuat Inovasi

Syahriani Siregar • Kamis, 13 April 2023 | 11:53 WIB
Waruda Wiko, Rektor Untan. (IST)
Waruda Wiko, Rektor Untan. (IST)
PONTIANAK - Garuda Wiko kembali dipercaya memimpin Universitas Tanjungpura untuk periode kedua. Ia akan kembali menahkodai perguruan tinggi terbesar di Kalimantan Barat hingga tahun 2027.

Pada periode keduanya nanti, Guru Besar Fakultas Hukum Untan dengan bidang keahlian Hukum Keperdataan ini mengusung visi, “Memperkuat Ekosistem Inovasi dan Kolaborasi Mewujudkan Untan yang Berdaya Saing Menuju World Class University”.

Langkah-langkah untuk menuju visi tersebut telah dilakukan pada periode pertamanya memimpin Untan sejak tahun 2019 - 2023. Pada Periode pertama, Garuda mengusung  visi “Membangun Ekosistem Digital Menuju Universitas Siber”.

Visi ini dibangun dengan kesadaran bahwa digitalisasi adalah salah satu kunci pengembangan perguruan tinggi masa depan yang berbasis inovasi.

Pandemi Covid-19 yang melanda setahun berselang ternyata menjadi batu ujian pertama untuk mengukur kehandalan ekosistem digital yang dibangun di Untan. Dengan Kerjasama seluruh sivitas akademika dan dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Kebudayan Riset dan Teknologi, seluruh kegiatan akademik dapat terus dilanjutkan dengan memanfaatan  teknologi digital yang telah tersedia.

“Transformasi cepat dapat dilakukan karena arsitektur digital yang dipersiapkan mampu beradaptasi dengan perubahan metode pembelajaran yang menuntut 100 persen dilakukan melalui media daring,” ucapnya.

Bagi Garuda, itu, tantangan dalam membangun ekosistem digital terletak pada tingkat literasi individual, kemampuan mengembangkan cara kerja baru, dan kecepatan pengembangan teknologi, baik devices, networks, maupun applications.

Tahun 2023, Garuda melanjutkan visinya dengan penguatan inovasi dan kolaborasi dengan berbagai mitra untuk Mewujudkan Untan yang Berdaya Saing Menuju World Class University (WCU). Hal ini sesuai dengan linimasa transformasi Untan menuju WCU pada tahun 2027.

Setidaknya ada tiga misi yang dijalankan dalam upaya mewujudkan visi tersebut. Meningkatkan mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan memperkuat inovasi dan kolaborasi sehingga terbangun Center of Excellence di setiap fakultas. Kedua, meningkatkan kualitas SDM, dan ketiga, meningkatkan tata kelola dalam mendukung transformasi  BLU Untan menuju PTNBH," tuturnya.

Lebih jauh mengenal sosok Garuda Wiko merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Angkatan 1983.

Pria kelahiran Mempawah, 28 Januari 1965 itu, awalnya tidak terpikir akan menjadi seorang akademisi hingga memimpin salah satu perguruan tinggi terbaik di Kalimantan.

“Sebenarnya tidak pernah terpikirkan untuk menjadi Rektor, mengalir saja,  mengikuti peluang dan kesempatan yang ada.” imbuh Garuda.

Garuda lulus dari Fakultas Hukum Untan tahun 1989, dan langsung diterima menjadi dosen dengan status sebagai PNS. Serius menekuni profesinya sebagai akademisi, ia melanjutkan pendidikan Program Magister Kajian Stratejik Ketahanan Nasional di Universitas Indonesia tahun 1994, dan diselesaikan pada tahun 1997. Pendidikannya berlanjut ke Program Doktor Ilmu Hukum di Universitas Diponegoro Semarang tahun 2006 sampai dengan 2010.

Jika diingat-ingat, kata Garuda, cita-cita dahulu adalah bekerja di sektor privat. Baik itu berkarir di perusahaan swasta atau BUMN, maupun mendirikan firma hukum sendiri.

Namun, perjalanan membawanya menjadi seorang akademisi yang mendedikasikan diri untuk dunia pendidikan, khususnya di Kalbar. Kini, ia sudah mengabdi di Untan selama 33 tahun.

Sebelum menjabat Rektor Untan sejak tahun 2019, Garuda pernah menjadi Dekan Fakultas Hukum Untan dua periode, yaitu pada 2006-2010 dan 2010-2014. Namun baginya, jabatan hanya sebuah kepercayaan yang diberikan dengan harus dijalankan secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. (mrd) Editor : Syahriani Siregar
#untan #garuda wiko #inovasi #Ekosistem Digital